Menkeu Bambang Ingin Pembeli Tas Mewah Tunjukkan NPWP, Kenapa Ya?

Jakarta -Bambang Brodjonegoro, Menteri Keuangan, ingin agar kepatuhan pajak di Indonesia meningkat. Salah satu rencananya adalah mendongrak kepatuhan para wajib pajak.

“Kita mau bikin kewajiban transaksi minimal Rp 100 juta, misalnya, pertama tidak tunai dan kedua cantumkan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Termasuk waktu beli tas mewah, itu bayar kasih NPWP,” kata Bambang kala berkunjung ke kantor detik.com, Jakarta, Jumat (9/1/2015).

tax8

Dengan mencantumkan NPWP, lanjut Bambang, maka akan bisa terlihat berapa pembayaran pajak seorang konsumen. Pembayaran pajak itu bisa diperiksa, apakah cocok dengan kemampuan ekonominya.

“Kita cek. Match nggak kemampuan dia membeli dengan pembayaran pajaknya,” tegas Bambang.

Mardiasmo, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, menambahkan pembelian barang dalam jumlah tertentu juga nantinya wajib menunjukkan KTP. Dengan begitu, akan terlihat juga kemampuan ekonomi seseorang dan keluarganya.

“Dengan NIK (Nomor Induk Kependudukan) juga nanti kelihatan kalau beli Lamborghini. Kalau NPWP kan diri sendiri,” kata Mardiasmo.

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya target yang cukup tinggi di bidang pajak. Tahun depan, setoran pajak ditargetkan mencapai Rp 1.300 triliun. Artinya, naik Rp 400 triliun atau sekitar 45% dibandingkan penerimaan pajak tahun ini.

Sumber : Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , ,

Tinggalkan komentar