Sektor Riil Terperosok, Pengusaha Grogi Teruskan Bisnis

Sektor industri makanan dan minuman turun 10 persen.

14

Lemahnya kondisi ekonomi di triwulan pertama tahun ini tercermin dari merosotnya kinerja sektor riil saat ini. Kondisi tersebut, membuat grogi para pelaku usaha untuk meneruskan bisnisnya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Haryadi Sukamdani, mengungkapkan bahwa sektor industri makanan dan minuman yang biasanya paling kuat menghadapi pelemahan ekonomi yang terjadi, ternyata juga ikut terpuruk.

“Catatan Apindo, sektor makanan minuman itu turun 10 persen, ritel 20 persen. Ini, membuat kita grogi,” ujarnya di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu 29 April 2015.

Dia menjelaskan, penurunan kinerja tersebut juga sangat terasa pada sektor properti dengan turun sebesar 40 persen dan otomotif sebesar 20 persen. Bahkan, sektor perhotelan saat ini mengalami penurunan sebesar 40 persen.

“Sektor saya perhotelan itu, terkena peraturannya pak Yuddy Chrisnandi (menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi),” ungkapnya.

Menurutnya, sektor usaha mendukung kebijakan peningkatan pajak yang ditargetkan pemerintah. Namun, diharapkan pemerintah dapat mempertimbangkan keberlangsungan dunia usaha.

“Pertanyaannya dengan ambisi, pada kuartal pertama saja sudah lebih kecil pajaknya dari tahun lalu,” tambahnya.

Sumber: Viva.co.id

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: