Kelesuan Ekonomi Menggunting Transaksi Kartu Kredit Bank

mandiri-perkuat-pembayaran-non-tunai

Jakarta. Potret buram ekonomi nasional kian lama menggerogoti industri perbankan. Kali ini, gairah nasabah bertransaksi kartu kredit terkena imbas negatif. Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) memperkirakan, volume transaksi kartu kredit di Indonesia hanya akan mampu tumbuh antara 11%-12% tahun ini.

Steve Martha, General Manager AKKI, mengungkapkan, proyeksi pertumbuhan kartu kredit tahun ini lebih rendah ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Lazimnya, volume transaksi kartu kredit mampu mencetak pertumbuhan antara 14%-15% secara tahunan (year on year/yoy). “Tahun ini cuma tumbuh 11%-12%,” ujar dia, kemarin.

Penurunan volume transaksi turut menjalar terhadap pertumbuhan jumlah kartu kredit. Ramalan AKKI, jumlah kartu kredit stagnan atau tumbuh tipis 5%. Steve menambahkan, bisnis kartu kredit masih ditopang oleh transaksi di supermarket, restoran serta perjalanan (traveling) di musim liburan dan akhir tahun.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) terbaru, jumlah kartu kredit beredar mencapai 16 juta kartu, per Mei 2015. Angka ini stagnan dari posisi Mei 2014. Sementara, dari sisi volume transaksi kartu kredit beredar membukukan nilai transaksi Rp 15 triliun.

Jumlah ini menunjukkan pertumbuhan 7,14% secara tahunan atau dibandingkan Mei 2014 yang mencapai Rp 14 triliun. Toh, tidak semua bank mengalami kelesuan bisnis kartu kredit.

Missal Bank Mega. Hingga Mei 2015, volume transaksi kartu kredit Bank Mega telah mencapai Rp 3,1 triliun perbulan, naik 36% secara tahunan (year on year/yoy).

Menurut Dodiet Wiweko Probojakti, Director Cards and Loan Bank Mega, jumlah kartu kredit beredar telah mencapai 1,9 juta kartu. Sementara, kredit yang disalurkan melalui kartu kredit mencapai Rp 8 triliun, tumbuh 30% secara tahunan.

Bank Central Asia (BCA) meyakini, bisnis kartu kredit BCA mampu tumbuh 18% di sepanjang tahun ini. Kendati begitu, BCA pesimistis volume kartu kredit di bulan puasa naik tinggi. BCA hanya mematok kenaikan 3%-4%.

Sumber: Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , ,

Tinggalkan komentar