Harga Ayam Berangsur Melandai

indexNamun penurunan harga ayam terancam impor pakan dan kenaikan harga anak ayam (DOC) yang mendaki

JAKARTA. Setelah sempat melejit tinggi pada pertengahan Agustus lalu, harga daging ayam mulai melandai. Berdasarkan pantauan KONTAN, harga ayam di sejumlah pasar saat ini berkisar Rp 34.000 – Rp 36.000 per kilogram (kg), jauh lebih rendah ketimbang pada bulan lalu yang sempat mencapai leverl Rp 40.000 per kg.

Penurunan ini lebih disebabkan turunnya harga ayam di tingkat peternak dari harga sebelumnya Rp 17.000 – Rp 20.000 per kg menjadi Rp 14.000 – Rp 15.000 per kg. Namun, penurunan harga ini dinilai lamban karena jika mengacu pada rantai pasok dan distribusi daging ayam seharusnya harga daging ayam ditingkat pedagang maksimal Rp 33.000 per kg.

Anjloknya harga ayam ditingkat peternak ini tak lain karena kelebihan produksi. Selama ini, rata-rata kebutuhan ayam mencapai 40 juta ekor per pekan, namun produksinya masih sekitar 60 juta ekor per pekan. Namun, saat ini, pasokan ayam justru meningkat 30%, sehingga harga di peternak jatuh.

Hanya saja, terdapat faktor lain yang menghambat penurunan harga ayam secara cepat, yakni harga day old chicken (DOC) atau anak ayam usia sehari yang mulai merangkak naik hingga mencapai Rp 5.000 per ekor atau lebih tinggi dari bulan lalu yang hanya Rp 4.500 per ekor.

Singgih Januaratmoko, Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia menilai, penurunan harga ayam ini menjadi kabar buruk bagi peternak ayam.

Menurutnya, peternak kembali emrugi hingga Rp 2.500 per kg, mengingat Harga Pokok Produksi (HPP) saat ini sebesar Rp 17.000 per ekor.

Fluktuasi harga daging ayam ini terjadi karena pemerintah tidak membuat kebijakan yang mengatur pasokan DOC di pasaran. “Kami sudah lama meminta pemerintah mengatur DOC agar pasokan tidak berlebihan,” ujar Singgih kepada KONTAN, Kamis (3/9).

Meski harga ayam jatuh, peternak masih terbebani dengan naiknya harga pakan ternak ayam sekitar Rp 200 per kg menjadi Rp 7.000 per kg.

Pelemahan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) membuat harga pakan ikut naik karena sebagian besar bahan pembuat pakan merupakan produk impor.

Sebelumnya, harga jagung impor di tanah air memang naik dari semula Rp 2.900 menjadi Rp 3.400 per kg akibat nilai tukar rupiah yang telah menembus Rp 14.000 per dollar AS.

 

16Di bawah harga ideal

Anton J. Supit, Ketua Umum Gabungan Perusahaan Perunggasan Indonesia (GPPI) menyatakan, harga ayam saat ini sudah di bawah titik impas peternak. Kondisi membuat para peternak merugi dan pemerintah terkesan tidak peduli. “Kami menyesalkan pernyataan pemerintah yang menuduh ada kartel ayam saat harga tinggi, tapi saat harga rendah, pemerintah tidak berbuat aoa-apa membantu peternak,” ujarnya.

Menurut Anton, angka harga ayam yang sempat menyentuh level Rp 20.000 – Rp 22.000 per kg pada bulan lalu dianggap sebagai angka ideal bagi peternak untuk bisa terus diproduksi dan menikmati keuntungan.

Tak pelak, kondisi ini membuat peternak kembali tak bisa tidur nyenyak sehingga mendesak pemerintah agar membuat aturan yang tegas untuk menjaga keseimbangan produksi DOC dan kebutuhan di pasaran agar harga tidak jatuh.

Harga ayam di peternak dan di pasaran memang menyisakan tanda tanya besar. Sebab, selisih harganya lebih dari dua kali lipat. Padahal, distribusi ayam dari peternak ini hanya melalui rumah pemotongan hewan dan pedagang. Pemerintah pun diminta untuk mencari penyebabnya.

 

Sumber: KONTAN

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: