Kinerja PT Panorama Sentrawisata Tbk sepanjang kuartal lll 2015 terganggu oleh lambatnya bisnis anak usaha di bidang transportasi.
Hingga akhir kuartal lll 2015 yang lalu, anak usaha Panorama, PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk mengantongi pendapatan Rp 120,95 miliar. Hasil ini turun 25,77% dari pendapatan di periode serupa tahun lalu yakni Rp 165,95 miliar. Sementara, di periode tersebut, WEHA rugi Rp 17,29 miliar. Padahal di kuartal lll 2014 mencatat laba Rp 2,15 miliar.
Manajemen Panorama mengatakan, kuartal lll, mereka harus menanggung kerugian dari anak usaha, PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (WEHA). “Kerugian di entitas induk,“ terang Daniel Martinus, Direktur Keuangan PT Panorama Sentrawisata Tbk beberapa waktu lalu (6/11). Penyebab lain: kehadiran pesaing aplikasi transportasi semacam Uber dan Grab Taxi.
Melihat gelagatnya yang kurang baik ini, panorama secara perlahan akan mulai melepas kepemilikan saham WEHA. Saat ini, Panorama mengempit saham 44,91% di WEHA. Saat ini, Panorama mengempit saham 44,91% di WEHA. Kata Daniel, manajemen Panorama ingin lebih baik fokus di bisnis pariwisata yang lebih menjanjikan.
Sumber: Kontan
http://www.pemeriksaanpajak.com
pajak@pemeriksaanpajak.com
Kategori:Berita Pajak
Tinggalkan komentar