Minyak Anjlok, Kontraktor Migas Bisa Tutup Lapangan

indexJAKARTA. Harga minyak dunia jatuh ke harga terendahnya sejak enam tahun terakhir, yaitu US$ 37,65 per barel. Keadaan ini otomatis akan mempengaruhi seluruh kinerja perusahaan minyak dan gas (migas) di Indonesia.

Direktur Indonesian Petroleum Association (IPA) Sammy Hamzah mengatakan, dengan kondisi ini, kontraktor migas akan mengkaji ulang tingkat keekonomian di setiap lapangan migas. Ia memprediksi, jatuhnya harga minyak dunia ini membuat tingkat keekonomian lapangan atau kontrak tidak ekonomis lagi. “Sehingga bisa saja ditutup sementara, atau mungkin menunda pengembangnya, “kata Sammy kepada KONTAN pada Selasa (8/12).

Alternatif lainnya menurut Sammy, tak menutup kemungkinan jika banyak kontraktor yang akan meminta insentif khusus kepada pemerintah sebagai kompensasi jatuhnya harga minyak ini. “Itu mungkin bisa menjadi stimulus terhadap investasi hulu migas, “tambahnya.

Sammy menyarankan pemerintah dan perusahaan migas harus terus mengantisipasi kondisi ini, karena rendahnya harga minyak terjadi di seluruh dunia. Selain itu, baik pebisnis migas maupun pemerintah tak bisa memastikan sampai kapan harga minyak akan kembali normal. Dalam hitungan Sammy harga minyak normal atau mencapai angka keekonomian di harga US$ 60-US$ 80 per barel. “Tak ada yang memprediksi harga seperti sekarang, “ujarnya.

 

Sumber: KONTAN

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: