JAKARTA. Pasar finansial bergerak ke dua arah akibat sentiment berbeda, pasca terror bom. Sampai anjlok 1,75 % pada sesi perdagangan pagi kemarin. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terdorong pemangkasan suku bunga acuan alias BI rate. Pada penutupan kemarin, IHSG ditutup melemah cuma 0,53% ke 4.513,18.
Satrio Utomo, Kepala Riset Universal Broker Indonesia menilai. Bom di Jalan MH. Thamrin, Jakarta tak banyak mempengaruhi pasar modal. Efek yang terjadi hanya kepanikan sementara. “Pemerintah juga bisa menangani dalam waktu singkat, jadi terror itu tak banyak pengaruh ke pasar modal,” ujarnya ke KONTAN, Kamis (14/11)
Menurut dia, penurunan pasar saham sebenarnya lebih disebabkan kondisi regional. Teror hanya menekan IHSG pada perdagangan sesi I, di sesi II kinerjanya mulai membaik, bahkan sebelum ada pengumuman penurunan BI Rate.
Hans Kwee. Direktur Investasi Saran Mandiri menambahkan. Insiden bom tak membuat pemodal asing kehilangan kepercayaan terhadap Indonesia. Merujuk histori setelah terjadi terror WTC di Amerika Serikat. Investor cenderung lebih hati-hati mengambil keputusan. “Semakin lama, bom cuma bikin shock sedikit, tapi dampaknya tak besar,” ujarnya. Gina Nasution, analis Trimegah Securities, mengungkapkan, indeks sudah kebal terhadap sentiment terror. Lain halnya pada aksi pengeboman tahun 2000 di lapangan parker Bursa Efek Jakarta (BEJ), bursa langsung turun drastic dan cenderung membaik setelah tujuh hari.
Sedang setelah aksi Bom Bali 1, 2 dan Hotel JW Marriot, indeks turun jangka pendek. Bila dirata-ratakan dampak aksi pengeboman itu berlangsung tiga hari. “Bahkan saat pengeboman tahun 2005, bursa tidak terpengaruh sama sekali,” paparnya.
Trian Fathria, “Research and Analyst Divisi Tresuri Bank BNI memaparkan, saat kejadian pengeboman di Thamrin berlangsung, rupiah sempat tergerus hamper mendekati Rp 14.000. Tapi, Bank Indonesia segera melakukan intervensi sehingga meminimalisir tekanan ke rupiah.
Sumber: Kontan
http://www.pemeriksaanpajak.com
pajak@pemeriksaanpajak.com
Kategori:Berita Pajak

Tinggalkan komentar