Menkeu Sebut Target Pajak Realistis Tumbuh 13% dari Capaian Tahun Lalu

revaluasi asetJakarta -Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengakui target pajak yang dipatok dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 tak realistis. Idealnya penerimaan pajak tumbuh 13% dari realisasi pada tahun sebelumnya.

Diketahui realisasi penerimaan pajak pada 2015 adalah Rp 1.060 triliun. Dengan pertumbuhan 13%, artinya target pajak tahun ini bertambah Rp 137,8 triliun menjadi Rp 1.197,8 triliun. Sementara target di APBN adalah Rp 1.360,2 triliun.

“Target akan kami buat serealistis mungkin, yang memang seharusnya pertumbuhan itu 13% dari penerimaan pajak kemarin,” ungkap Bambang saat rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (17/2/2016).

Pertumbuhan 13% tersebut meliputi realisasi pertumbuhan ekonomi ditambah dengan inflasi dan digabungkan usaha tambahan dari Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) melalui berbagai kebijakan.

“Jadi kalau melihat realisasi tahun sebelumnya maka ada 3% merupakan extra effort dari petugas pajak,” imbuhnya.

Hal tersebut memang menjadi masalah bagi pemerintah. Penentuan target pajak setiap tahunnya, hanya berdasarkan proyeksi realisasi sampai dengan akhir tahun. Maklum, APBN disusun sejak Agustus, sementara realisasi baru muncul 4 bulan kemudian.

Dari data yang dirangkum detikFinance, proyeksi penerimaan pajak pada Agustus adalah 92% dari target. Kemudian bergerak ke Oktober, proyeksi tersebut ternyata turun menjadi 85% dari target. Sampai akhirnya, perhitungan penerimaan pajak hanya 82% dari target.

Di samping penerimaan pajak yang kurang realistis, pemerintah terancam oleh penerimaan negara dari sektor minyak dan gas bumi serta pertambangan karena penurunan harga minyak dunia. Ini akan menjadi perhatian saat mengajukan APBN Perubahan 2016.

“Kita akan mempertimbangkan hal-hal itu ketika mengajukan APBN-P,” tukasnya.

 

Sumber: detik.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan komentar