JAKARTA – Penjualan mobil pada Maret 2016 ini diprediksikan masih naik. Peningkatan tersebut mengekor geliat pertumbuhan penjualan mobil pada Februari 2016.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan, penjualan mobil periode Januari-Februari mencapai 173.262 unit. Angka tersebut turun 5,29% dibandingkan dengan penjualan pada periode sama tahun lalu yang hanya 182.944 unit.
Namun, Februari lalu, penjualan mobil mencapai 88.250 unit atau naik 3,7% dibandingkan dengna bulan sebelumnya. Sepanjang Januari 2016, mobil yang terjual sekitar 85.0122 unit, angka terendahsejak November 2015.
Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto optimistis, pada bulan ketiga tahun ini penjualan mobil bisa di atas rata-rata. “Ambil contoh dari target kami 1,05 juta unit atau rata-rata 90.000 per bulan. Bulan ketiga ini, penjualannya sudah di atas itu,” ungkapnya kepada KONTAN, Selasa (29/3).
Namun, Jongkie mengingatkan, penjualan mobil menjelang lebaran mendatang berpeluang turun. “Biasanya seperti itu,” imbuhnya.
Sejauh ini, penguasa pasar mobil penumpang masih low multi purphose vehicle (LMPV). Penjualan mobil jenis ini menyokong 22% atau 38.678 unit terhadap total penjualan mobil nasional. Posisi kedua low cost green car dengan pangsa pasar 19%, dengan penjualan 32.477 unit.
Sementara pangsa pasar low sport utility vehicle (SUV) mencapai 14% dengan jumlah penjualan sebanyak 23.808 unit. Jongkie menilai, lonjakan jenis LSUVmenunjukkan mobil cross over atau LSUV memang sedang naik daun. Apalagi, pabrikan mobil terus mengguyur mobil jenis ini.
Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra mengatakan, pasar low SUVnaik karena ada model-model baru dengan tujuh penumpang. Namun demikian, model baru ini belum menambah total penjualan mobil secara keseluruhan.
Saat ini pasar mobil terbesar Indonesia masih dikuasai multi-purpose vehicle atau MPV. Sebab, karakter orang Indonesia suka mobil tujuh penumpang. “Apakah dapat menggantikan bisa ya bisa tidak, kalau SUV terus mengeluarkan mobil penumpang, dan harga bersaing tentu pasar terbesar bisa bergantung kepada SUV,” kata Amelia.
Daihatsu sendiri memiliki produk dengan kategori low SUV yakni Terios. Produk ini juga aktif memoles penampilan untuk bertarung di pasar LSUV. Walhasil penjualan Terios juga naik sebesar 51% pada periode Januari-Februari menjadi 2.236 unit dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya 1.476 unit.
Sumber: Kontan
http://www.pemeriksaanpajak.com
Kategori:Berita Pajak
Tinggalkan komentar