Merdeka.com – Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menegaskan bahwa sebagian paket kebijakan ekonomi telah membuahkan hasil. Di antaranya pembentukan 12 pusat logistik berikat (PLB) yang bisa menekan biaya impor.
“Setiap tahun, Indonesia itu impor kapas dari Amerika Serikat. Tetapi barangnya ada di PLB Kuala Lumpur. Dengan membuat PLB sendiri di Indonesia, biayanya akan lebih murah dan pengiriman barangnya akan lebih cepat, kata Darmin, Jakarta, Selasa (28/06).
kemudian, pelayanan investasi tiga jam. Terobosan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu telah dimanfaatkan oleh sebanyak 74 perusahaan dengan nilai investasi sebesar Rp 200,96 triliun.
Sebanyak 18 perusahaan juga menikmati pemangkasan pengurusan insentif fiskal dari 2 tahun menjadi 13,4 hari. Lalu, pelonggaran Daftar Negatif Investasi telah menarik 527 perusahaan untuk menanamkan modal, rencananya, sebesar USD 12,926 miliar per 24 Juni 2016.
“Saat ini sudah ada beberapa sektor yang siap dideregulasi. Tapi kalau kita umumkan sekarang, nanti tidak ada kejutan,” ujar Darmin.
Dari 203 peraturan yang terdapat dalam 12 paket kebijakan ekonomi, menurut Darmin, sebanyak 201 di antaranya sudah selesai. Dua peraturan tersisa bakal dirampungkan selambatnya akhir bulan ini.
Sumber: merdeka.com
http://www.pemeriksaanpajak.com
Kategori:Berita Pajak
Tinggalkan komentar