Iuran Wajib Sudah Banyak

index

Pada dasarnya pengusaha mendukung kebijakan pemerintah menerapkan program jaminan sosial (jamsos) untuk para pekerja di Indonesia. Apalagi, program ini amanah dari Undang-Undang (UU).

Hanya saja, program tersebut disertai dengan kewajiban pengusaha membayar iuran setiap bulannya. Ada lima program social security yang mewajibkan pengusaha bayar iuran bulanan.

Misalnya, untuk program BPJS kesehatan, pengusaha harus membayar 4% dari gaji pekerja. Program BPJS Ketenagakerjaan, ada jaminan hari tua dengan iuran 3,7%, jaminan kematian 0,3%, dan jaminan kecelakaan kerja 0,24%-1,74%, serta iuran pensiun 2%.

Jika ditotal, dari kelima program tersebut, pengusaha harus bayar iuran wajib bulanan 10,24%-11,74%. Di sisi lain, pekerja hanya membayar iuran wajib bulanan 4%. Ini meliputi iuran jaminan hari tua 2%, iuran BPJS kesehatan 1%, dan iuran jaminan pensiun 1%.

Jelas, iuran itu jadi beban pengusaha. Berapa besar iuran yang harus kami reserve setiap bulan. Yang tadinya tidak harus bayar iuran bulanan, berdasarkan UU, kini kami bayar iuran.

Sebab itu, kami menentang keras rencana parlemen mewajibkan pengusaha membayar iuran program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Ini ide gila. Seenaknya saja bikin program itu. Sebab, program Tapera bisa digabung dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Kalau perusahaan memiliki cash flow baik, mungkin iuran wajib tidak masalah. Tapi, bagi yang cash flownya pas-pasan, harus adjustment pengeluaran. Bisa saja merasionalisasi atau pengurangan karyawan.

Untuk itu, pemerintah harus membuat iklim usaha efisien. Antara lain, menekan tingginya biaya logistik yang mencapai 26% dari PDB, tingginya bunga bank dan pungutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada pelaku industri keuangan.

Semua itu mempengaruhi biaya produksi, sehingga berimbas terhadap kenaikan harga barang. Nah, jika inflasi tak terjaga, daya beli masyarakat melemah dan mempengaruhi penjualan industri. Ujungnya, pekerja terkena dampaknya.

Sumber: Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: