Kemtan Jamin Harga Ayam Segera Normal

indexJAKARTA. Kisruh soal harga daging ayam sepertinya bakal usai dalam beberapa hari ke depan. Hal ini terjadi usai Kementerian Pertanian (Kemtan) menggelar pertemuan dengan asosiasi para peternak unggas yang menghasilkan kesepakatan untuk menurunkan harga daging ayam karkas di bawah Rp 38.000 per kilogram (kg).

Harga tersebut dinilai sudah menguntungkan distributor dan pedagang daging ayam sebab harga ayam di tingkat peternak paling tinggi yang hanya sebesar Rp 20.000 per kg. Kedua pihak berkesimpulan bahwa kenaikan harga ayam belakangan ini dipicu oleh permintaan daging ayam yang tinggi, sementara pasokan cenderung tetap.

Ahmad Dawani, Ketua Umum Asosiasi Rumah Potong Hewan Unggas Indonesia (Arphuin) mengatakan, saat ini terjadi anomali bagi para pedagang unggas. Dia bilang dalam 10 tahun terakhir, harga daging ayam selalu turun pasca Lebaran, bahkan malah sampai di bawah Harga Pokok Pembelian (HPP). Tapi, saat ini justru semuanya terbalik.

Ahmad mengaku tak berdaya mengantisipasi keadaan ini sejak awal. Soalnya, saat Lebaran lalu, ia telah mengeluarkan semua stok daging ayam dari lemari pendingin karena permintaan meningkat. “Kami merasa heran dan tidak mengira harga ayam tetap bertahan tinggi setelah Lebaran,” ujarnya, Kamis (20/8).

Sejumlah faktor menjadi biang keladi terkereknya harga ayam hingga Rp 40.000 per kg. Pertama, pasokan anak ayam yang berkurang drastis pada periode 13 Juli – 20 Juli 2015 lalu membuat peternak tak bisa berproduksi secara normal. Alhasil, kelangkaan daging ayam baru dirasakan saat ini atau sebulan setelahnya.

Kedua, Ahmad menuding para pedagang bakso yang berjumlah tiga juta orang punya andil ikut menaikkan harga daging ayam. Kelangkaan daging sapi yang terjadi pasca Lebaran menbuat penjual bakso membeli daging ayam sebagai campuran daging sapi. Ia memperkirakan, penjual bakso menyerap sekitar 1.500 ton daging ayam setiap hari untuk tetap bisa berjualan.

Tri Hardianto, Ketua Umum Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan) mengatakan, harga ayam di peternak yang kandangnya dekat Jakarta saat ini Rp 20.000 per kg dan harga ayam hidup yang jauh dari Jakarta sebesar Rp 17.000 per kg. dengan begitu, Tri menyimpulkan, harga ayam karkas tidak lebih dari Rp 40.000 per kg atau hanya Rp 35.000 per kg.

Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian menambahkan, dengan adanya pasokan ayam yang cukup dan harga ayam di tingkat peternak masih murah, tak ada alasan harga daging ayam di tingkat konsumen tidak turun dalam waktu dekat. Dia menjamin, mulai pekan depan, harga daging ayam kembali normal. Selain itu, untuk wilayah yang terjadi kelangkaan, pemerintah akan menggelar operasi pasar.

 

Sumber: KONTAN

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: