Kejar Target Rp 1.294 T, PNS Pajak Harus Kerja Sampai Jam 7 Malam

tax  word cloudJakarta -Tahun ini, pegawai Direktorat Jeneral (Ditjen) Pajak sudah dinaikkan gajinya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) demi mengejar target Rp 1.294 triliun. PNS Ditjen Pajak diminta kerja kembur hingga jam 7 malam.

Demikian disampaikan oleh Dirjen Pajak, Sigit Priadi Pramudito, di depan 131 wajib pajak dalam acara Gathering Pajak Kanwil Jakarta Selatan, di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (12/10/2015).

“Saya perintahkan teman-teman rela sampai jam 7 malam. Tak ada alasan bahwa kami bisa melakukan ini dengan baik. Jangan sampai ada pegawai kita yang arogan. Tak ada alasan lagi pegawai pajak arogan. Wajib pajak adalah pahlawan, karena merelakan sebagian penghasilan sebagai pajak,” jelas Sigit.

Pada tahun ini, Ditjen Pajak memiliki program pembinaan pajak atau sunset policy. Wajib pajak diberikan kesempatan melaporkan dan membetulkan pengisian Surat Pemberitahuan (SPT), serta membayar tunggakan pajak dalam lima tahun terakhir tanpa diberi sanksi.

Selain itu, Ditjen Pajak juga bekerja sama dengan 63 kementerian/lembaga untuk mengumpulkan data-data berkenaan dengan wajib pajak. Gunanya untuk pengawasan pembayaran pajak.

“Tahun depan ada penegakan hukum, melaksanakan dengan ketentuan yang ada. Tidak memberikan semua penghapusan sanksi dengan mudah,” kata Sigit.

Saat ini, ujar Sigit, sudah saatnya Ditjen Pajak berubah. Pegawai pajak dan wajib pajak tidak boleh bermusuhan dan saling membantu.

“Kami tidak mau berburu di kebun binatang. Sampai 31 Agustus intensifikasi bertambah Rp 32 triliun. Itu dari wajib pajak yang mengungkap, dan Rp 10 triliun dari wajib pajak baru,” papar Sigit.

Meski begitu, target pajak Rp 1.294 triliun pada tahun ini tidak akan tercapai.

 

 

Sumber: DETIK

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan komentar