Pengusaha Dukung Pengetatan Impor Makanan Olahan

indexJAKARTA. Pemerintah berusaha mengendalikan impor makanan dan minuman lewat Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 87 / 2015 tentang Ketentuan Impor Produk Tertentu.

Peraturan ini berbeda dengan beleid sebelumnya, yakni Permendag Nomor 73 / 2014. Letak perbedaannya, produk yang masuk ke Indonesia kini harus melewati verifikasi atau penelusuran teknis impor di pelabuhan muat yang berlaku mulai 1 November 2015.

Verifikasi itu antara lain meliputi negara asal dan pelabuhan muat, pos tarif dan uraian barang, serta nomor sertifikasi penggunaan tanda Standar Nasional Indonesia (SNI).

Syarat tersebut berlaku untuk makanan dan minuman impor seperti sosis, daging, ekstrak daging, ikan, udang, cokelat, tepung, serealia, roti, tomat, dan lainnya. Beleid baru itu mengharuskan impor dilakukan oleh perusahaan pemilik Angka Pengenal Impor Umum (API-U) dan melalui pelabuhan laut Dumai, Jayapura, Tarakan, Krueng Geukuh di Aceh Utara, serta Bitung Sulut.

Achmad Ridwan Tento, Sekretaris Jenderal Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (Ginsi) menyatakan, pengetatan peraturan impor ini sebenarnya sudah ada sejak lama, tapi masih banyak importir bandel yang mengimpor produk ilegal.

Oleh karena itu, Ridwan mendukung Permendag yang menegaskan kembali kewajiban SNI tersebut. “Kami setuju karena ini menyangkut keamanan,” ujarnya kepada KONTAN, Senin (19/10).

Adhi S. Lukman, Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) menilai aturan ini lebih longgar. Sebab, jumlah pelabuhan pintu masuk makanan dan minuman impor bertambah.

 

Sumber: KONTAN

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: