Aspek Pajak Revaluasi Aset

tax

Tahun ini pemerintah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi yang salah satunya mengenai insentif pajak revaluasi aset. Banyak perusahaan menyatakan minatnya akan melakukan revaluasi atas aset-asetnya. Mengapa perlu dilakukan revaluasi aset, apa manfaatnya dan bagaimana perlakuan pajaknya?

Fahmi – Padang

Baik saudara Fahmi. Sebagaimana diketahui, bahwa perkembangan harga-harga yang mencolok akibat inflasi atau perubahan kebijakan pemerintah di bidang moneter dapat menyebabkan terjadinya ketidaksesuaian antara unsur-unsur biaya dengan penghasilan perusahaan. Dimana aset-aset perusahaan yang diperoleh di masa lampau, nilainya menjadi tidak sesuai lagi dengan harga pasar wajarnya saat ini. Dalam kaitannya dengan perpajakan, nilai buku aset yang tidak sesuai dengan kondisi saat ini dapat berdampak pada timbulnya beban pajak yang kurang wajar di masa dating.

Pada umumnya, alasan perusahaan melakukan revaluasi aset karena didorong oleh adanya manfaat yang akan diperoleh sebagai berikut:

  1. Meningkatkan nilai buku aset perusahaan, di sisi lain struktur modal perusahaan juga akan meningkat sehingga memudahkan perusahaan dalam menghimpun dana dari luar, baik melalui pinjaman maupun Penjualan saham.
  2. Meningkatkan keakuratan penghitungan penghasilan maupun biaya sehingga lebih mencerminkan kinerja perusahaan yang sebenarnya dalam menghasilkan laba.
  3. Agar neraca perusahaan menunjukan posisi kekayaan perusahaan yang sebenarnya.

Revaluasi aset dilakukan dengan menyesuaikan nilai buku aset agar sesuai dengan nilai pasar atau nilai wajarnya saat ini. Dalam revaluasi aset untuk tujuan perpajakan, selisih lebih revaluasi aset di atas nilai sisa buku fiskal semula dikenakan PPh yang bersifat final. Berdasarkan ketentuan perpajakan, tarif normal PPh final atas selisih lebih revaluasi aset ini adalah sebesar 10% (sepuluh persen). Namun, bagi perusahaan (wajib pajak) yang mengajukan permohonan revaluasi aset di tahun 2015 atau 2016 akan memperoleh perlakuan khusus.

Pemerintah melalui Menteri Keuangan, telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 191/PMK.010/2015 tentang penilaian kembali aktiva tetap untuk tujuan perpajakan bagi permohonan yang diajukan pada tahun 2015 dan tahun 2016. PMK tersebut efektif berlaku mulai tanggal 20 oktober 2015.

Disbanding ketentuan yang telah ada sebelumnya, PMK ini menawarkan insentif yang lebih menarik dari sisi besaran tarif pajak dan mekanisme pengajuannya. Wajib pajak dapat melakukan revaluasi aset untuk tujuan perpajakan dengan mendapatkan perlakuan khusus apabila permohonannya diajukan kepada Direktur Jenderal Pajak sejak peraturan tersebut mulai berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember 2016.

Perlakuan khusus akan diberikan kepada wajib pajak berupa pengenaan PPh final sebesar: (a) 3% (tiga persen), untuk permohonan yang diajukan sejak 20 Oktober 2015 s.d. 31 Desember 2015; (b) 4% (empat persen), untuk permohonan yang diajukan sejak 1 Januari 2016 s.d. 30 Juni 2016; atau (c) 6% (enam persen), untuk permohonan yang diajukan sejak 1 Juli 2016 s.d. 31 Desember 2016. Tarif tersebut dikenakan terhadap selisih lebih nilai aktiva tetap hasil penilaian kembali atau hasil perkiraan penilaian kembali oleh wajib pajak di atas nilai sisa buku fiskal semula.

PPh yang bersifat final tersebut harus dilunasi oleh wajib pajak sebelum permohonan penilaian kembali aktiva tetap untuk tujuan perpajakan diajukan kepada Direktur Jenderal Pajak.

Wajib pajak yang dapat melakukan revaluasi aset untuk tujuan perpajakan ini meliputi wajib pajak badan dalam negeri, Bentuk Usaha Tetap (BUT), dan wajib pajak orang pribadi yang melakukan pembukuan

Revaluasi aset dapat dilakukan terhadap sebagian atau seluruh aktiva tetap berwujud yang terletak atau berada di Indonesia, dimiliki, dan dipergunakan untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan yang merupakan objek pajak. Demikian.

Sumber: Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: