Terkendala Pengadaan, Realisasi Impor Sapi Indukan Rendah

imagesJAKARTA. Upaya Kementerian Pertanian (Kemtan) menggenjot populasi sapi di dalam negeri terancam berantakan. Penyebabnya adalah impor sapi indukan yang direncanakan pemerintah sejak awal tahun tak sesuai harapan.

Memasuki bulan Desember ini, baru 11.000 ekor sapi indukan yang dipastikan masuk ke Tanah Air atau masih kurang 11.000 ekor lagi dari target 22.000 ekor yang ditetapkan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P).

Padahal, target 22.000 ekor ini sudah dipangkas dari target awal tahun Kemtan yang ingin memasukkan sapi indukan sebanyak 30.000 ekor.

Muladno Basar, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kemtan bilang, salah satu penyebab minimnya realisasi impor sapi indukan saat ini adalah karena masalah negosiasi harga yang belum selesai. “Target awal 30.000 ekor, tapi dipangkas menjadi 22.000 ekor. Yang sudah kontrak 11.000 ekor dan 11.000 ekor lainnya sudah negosiasi tahap akhir,” ujar Muladno kepada KONTAN, Rabu (2/12).

Asal tahu saja, Kemtan menganggarkan Rp 1 triliun dalam APBNP 2015 untuk mengimpor sapi indukan ini lewat mekanisme lelang pengadaan secara terbuka.

Terhambatnya impor sapi indukan ini tak terlepas dari masalah lelang. Muladno mengakui, tidak mudah melakukan impor sapi indukan karena pihak pelaksana impor ini, terutama perusahaan swasta, harus memiliki fasilitas pendukung seperti kandang dan lainnya.

Kendati begitu, Kemtan tetap berupaya terus menegosiasi masuknya 11.000 ekor sapi indukan lainnya ke dalam negeri dalam waktu dekat agar tak ada keterlambatan pengiriman hingga tahun depan.

Bila nantinya masalah lelang belum juga selesai, Kemtan akan mencari cara lain untuk pengadaan sapi indukan ini. Misalnya menunjuk Perum Bulog untuk melaksanakan tugas ini, seperti rencana impor sapi indukan di tahun depan.

Selama ini, Indonesia lebih banyak membeli sapi dari Australia dan Selandia Baru karena kedua negara ini dinyatakan telah bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kendati begitu, Kemtan juga sudah menjajaki upaya impor sapi indukan dari sejumlah negara, seperti India.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pernah mengatakan, Kemtan berencana mengimpor sapi indukan dari India pada tahun 2016 mendatang. Tujuannya adalah untuk mempercepat swasembada daging dalam negeri. Nantinya sapi betina produktif asal India akan dikembangbiakkan untuk melipatgandakan populasi sapi lokal. Dia berharap proses impor ini selesai dalam waktu dua bulan ke depan.

 

Sumber: KONTAN

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: