BI perkirakan inflasi Ramadan tahun ini 0,61%

 

JAKARTA. Bank Indonesia memperkirakan inflasi Juni 2016 atau inflasi pada sebagain besar Ramadhan 2016 sebesar 0,61 persen. Kepala Divisi Asesmen inflasi BI, Rizki E. Wimanda mengatakan kenaikan sejumlah harga pangan menjadi penyebab tingginya inflasi bulan ini. Berdasarkan perkembangan harga komoditas delapan pangan utama hingga pertengahan bulan ini, tiga harga komoditas, yakni daging sapi,telur ayam dan minyak goring meningkat dibandingkan harga di bulan sebelumnya.

Menurut Rizki, harga daging sapi dari tahun ke tahun terus meningkat. Pada tahun 2013, harga daging sapi rata-rata sekiat Rp 80.000 per kilogram (kg). Sementara saat ini harga daging sapi rata-ata Rp 114.571 per kg. Padahal pemerintah ingin menekan harga daging sapi dikisaran Rp 80.000 per kg.

Dalam hitungan Rizki, rata-rata inflasi daging sapi sampai dengan pertengahan bulan ini mencapai 1098% secara tahunan (year on year). “Ini karena defisit daging sapi yang mencapai 272.000.000 kg pada tahun 2016,” kata Rizki, Jumat (17/6).

Selain itu, BI melihat ada kenaikan harga telur ayam pada Juni 2016 dibandingkan bulan sebelumnya. Hingga pertengahan Juni, harga telur ayam rata-rata mencapai Rp 24.259 per kg naik dari bulan sebelumhnya yang sebesar Rp 22.600 per kg. Harga telur ayam tersebut juga masih di atas harga yang diinginkan pemerintah Rp 23.000 per kg.

Adapun harga minyak goring, sampai pertengahan Juni 2016 rata-rata sekitar Rp 11.702 per kg, naik dari bulan sebelumnya Rp 11.425 per kg. Kenaikan harga minyak goring ini terjadi seiring dengan minyak sawit mentah (CPO).

Sementara itu, harga komoditas lain seperti daging ayam, bawang merah, cabai merah, beras dan bawang putih yang cenderung stabil pada bulan ini. Meski begitu, Rizki bilang, harga bawang merah dan bawang putih masih perlu di waspadai lantaran inflasi rata-rata tahunan tergoloong tinggi, yaitu masing-masing 37% dan 69%. “Bawang putih ini bahaya, meskipun bobotnya kecil, tapi kenaikan yang luar biasa, langsung berdampak,” tambahnya.

Ambil untung wajar

Asisten Deputi Moneter, neraca Pembayaran dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Edi P Pambudi bilang, pemerintah telah meminta asosiasi masing-masing komoditas pangan agar melepas pasokan barang ke pasar. Pemerintah juga meminta agar pengusaha tak ambil untung terlalu besar agar tak mengganggu harga.

“Menjelang masuk bulan puasa dan lebaran, pedagang banyak mengambil keuntungan lebih besar, mungkin juga untuk kebutuhan THR, tapi dibebankan kepada konsumen,” kata Edi.

Dengan perkirakan inflasi Juni sebesar 0,61%, maka BI memperkirakan inflasi tahunan Juni sekitar 3,41%. Adapun inflasi harga pangan yang bergejolak diperkirakan mencapai 1,26%, inflasi harga yang diatur pemerintah 0,4% dan inflasi inti sebesar 0,49%.

Sementara itu, proyeksi awal inflasi di bulan Juli 2016 akan mencapai 0,96%, dengan mempertimbangkan adanya kenaikan tariff listrik 900 VA yang berlaku mulai 1 Juli 2016. Tapi, lantaran pemerintah telah memutuskan untuk menunda kenaikan tariff sehingga inflasi Juli 2016 diperkirakan mencapai 0,5%.

Meski inflasi sepanjang puasa dan Indul Fitri cukup tinggi, BI memperkirakan inflasi Juni dan Juli bukan menjadi inflasi tertinggi diperkirakan terjadi di bulan Desember 2016 dengan perkiraan inflasi sebesar 0,63%. Perkiraan ini dengan asumsi hingga akhir tahun tidak ada kenaikan tariff dasar listrik.

Dari data Badan Pusat Statistik, inflasi tahun kalender (Januari-Mei) 2016 tercatat 0,4% dan tahunan per Mei sebesar 33%. Inflasi ini jauh di bawah target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 sebesar 4,7%.

 

 

Sumber: KONTAN, 18 Juni 2016

Penulis : Adinda Ade Mustami

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: