2015, Tahun Pembinaan Wajib Pajak

3Tanggal 29 April 2015 di Istana Negara, Presiden Joko Widodo mencanangkan tahun 2015 sebagai tahun 2015 sebagai Tahun Pembinaan Wajib Pajak. Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa maksud dari pembinaan adalah memberikan kesadaran kepada wajib pajak agar patuh membayar pajak. Dengan moto “Reach the Unreachable, Touch the Untouchable,” Tahun Pembinaan Wajib Pajak 2015 ditujukan pada seluruh wajib pajak terdaftar yang telah maupun yang belum menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT), serta orang pribadi atau badan yang belum terdaftar sebagai wajib pajak.

Selama tahun 2015, Pemerintah memberikan kesempatan seluas-luasnya dan mendorong wajib pajak untuk mendaftarkan diri guna memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), melakukan pembayaran pajak, menyampaikan SPT maupun membetulkannya. SPT yang disampaikan dan/atau dibetulkan meliputi SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2014 dan sebelumnya, dan/atau SPT Masa Pajak Desember 2014 dan sebelumnya.

Normalnya, penyampaian atau pembetulan SPT dan pembayaran pajak yang terutang untuk Tahun Pajak atau Masa Pajak yang telah lewat akan dikenakan sanksi administrasi. Sanksi itu berupa bunga atau denda atas keterlambatan pembayaran atau pelaporan SPT. Namun, khusus di Tahun Pembinaan 2015 ini Pemerintah akan menghapuskan sanksi tersebut.

Sebagaimana diketahui target penerimaan pajak tahun 2015 meningkatkan cukup besar bila dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya. Hal ini wajar mengingat salah satu komponen penting untuk membiayai pembangunan adalan penerimaan pajak. Namun demikian Pemerintah optimis dapat mencapai target tersebut mengingat masih adanya peluang untuk meningkatkan penerimaan pajak, diantaranya adalah : tax ratio yang masih rendah, adanya wajib pajak orang pribadi yang belum tersentuh, dan data potensi pajak yang akan membantu

Pemerintah untuk mencapai target penerimaan. Pemerintah meminta kepada masyarakat untuk mendukung suskesnya Tahun Pembinaan Wajib Pajak 2015 dan mengajak seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah, pelaku bisnis, dan stakeholders untuk mendukung kebijakan ini guna mencapai kemandirian pembiayaan pembangunan nasional, karena #PajakMilikBersama

 

Sumber: Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: