Jualan Turun 40%, HEXA Kurangi Jam Kerja

indexJAKARTA. Melemahnya pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai jadi beban industri alat berat. Untuk menyiasati itu, industri alat berat mulai mengurangi jam kerja karyawan.

Penurunan jam kerja karyawan ini dilakukan perusahaan alat berat PT Hexindo Adiperkasa Tbk. Perusahaan yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham HEXA ini memangkas jam kerja untuk efisiensi.

Djonggi Gultom, Direktur Operasional Hexindo Adiperkasa bilang, jam kerja yang dipangkas adalah jam kerja lembur. Djonggi mengklaim, hasil dari pengurangan jam kerja lembur tersebut bisa menurunkan biaya produksi sekitar 20%. “Lembur kami kurangi. Kalau tak terlalu perlu tak usah,” kata Djonggi kepada KONTAN, Minggu (31/5).

Menurut dia, pengurangan jam lembur karyawan ini dilakukan setelah penjualan HEXA sejak awal tahun 2015 turun 40%. Namun, Djonggi enggan menjelaskan penurunan penjualan ini apakah dari sisi volume atau nilai.

Harap maklum, laporan keuangan kuartal I-2015 Hexa saat ini belum juga diumumkan, akibatnya Djonggi belum bisa menjelaskan kinerja keuangannya.

Namun, Djonggi bilang, 2015 ini Hexa akan memangkas target penjualan 23,07% menjadi 2.000 unit dari realisasi 2014 sebanyak 2.600 unit. “Kondisi pasar membuat kami realistis,” katanya.

Sebagai gambaran, 50% penjualan alat berat Hexa menyasar pasar sektor pertambangan. Kemudian 25% penjualan alat beratnya menyasar sektor konstruksi, 15% penjualan alat berat sektor hutan tanaman industri (HTI) serta 10% penjualan alat berat untuk sektor pertanian.

Meski telah mengurangi jam lembur, Djonggi bilang, manajemen memastikan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). “Kami tidak pernah berpikir kesana (PHK). Yang pasti, jika ada yang pensiun, kami tidak mencari pengganti,” kata Djonggi. Hal yang sama akan dilakukan untuk pegawai kontrak.

Saat penjualan alat berat turun, Djonggi berusaha menggenjot dari alat berat konstruksi. Untuk itu, bulan ini Hexa berencana meluncurkan alat berat anyar untuk sektor konstruksi. “Bisnis pertambangan turun, tahun ini kami fokus ke alat berat infrastruktur. Tapi masalahnya, proyek pemerintah belum bergulir, ini yang kami tunggu,” jelas Djonggi.

 

Sumber: KONTAN

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: