Berburu Fasilitas Bea Masuk

indexDEMI menggenjot ekspor perikanan ke luar negeri, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan terus melakukan lobi kebijakan kepada pemerintah di negera tujuan ekspor. Upaya ini ditempuh untuk kembalu mengantongi pembebasan tarif bea masuk ekspor (0%) perikanan.

Susi Pudjiastuti Menteri Kelautan dan Perikanan menegaskan, setelah mengantongi tarif bea masuk 0% untuk ekspor ikan ke Amerika Serikat (AS), kini KKP menargetkan bisa melobi pemerintah di negara Eropa untuk mendapatkan fasilitas serupa. “Kami harapkan Eropa secepatnya membebaskan bea masuk,” ujar Susi, akhir pekan lalu.

Catatan saja, Presiden AS Barack Obama menandatangani pembaharuan dan perpanjangan skema Generalized System of Preference (GPS) pada 29 Juni 2015. Ini adalah skema khusus dari negara-negara maju yang menawarkan tarif rendah atau nol bagi produk impor dari negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. GPS akan mulai berlaku 29 Juli 2015 hingga 31 Desember 2017.

Berdasarkan catatan KKP, ada 34 produk perikanan yang mendapat pengurangan tarif bea masuk ke AS dari 0,5-15%. “Ini peluang baik bagi eksportir kepiting beku, ikan sarden, daging kodok, ikan kaleng, lobster olahan, dan rajungan,” ujar Saut P. Hutagalung, Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan KKP.

 

Sumber: KONTAN

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: