API Minta Regulasi Impor Tekstil Direvisi

JAKARTA. Pelaku industry tekstil kembali menyoroti aktivitas impor tekstil dan produk tekstil ke dalam negeri. Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) menengarai, banyak aktivitas impor tekstil dan produk tekstil tak sesuai dengan aturan.

Ade Sudrajat Usman, Ketua Umum API bilang, kegiatan impor tekstil yang kini menjadi sorotan mereka adalah, impor tekstil di wilayah kawasan berikat. Menurut Ade, banyak aktivitas impor tekstil di kawasan berikat tersebut telah menyalahi ketentuan.

“Seharusnya impor tekstil itu dilakukan untuk memproduksi produk yang kemudian di ekspor. Yang terjadi, produk yang di impor tersebut justru dijual di dalam negeri,” kata Ade kepada KONTAN, Minggu (20/3). Asal tahu saja, kemudahan impor tekstil di kawasan berikat diatur dalam PMK No 176/2013 tentang kemudahan impor tujuan ekspor (KITE).

Dalam program tersebut, pemerintah memperbolehkan impor barang yang nantinya untuk diproduksi lagi di dalam negeri dengan tujuan di ekspor paling tidak 50%. Namun, Ade menuding, kemudahan impor tersebut banyak diselewengkan, sehingga merugikan industry di dalam negeri.

Banyak importir justru melakukan impor dan menjual produk tersebut lebih banyak di dalam negeri ketimbang ekspor. Ade bilang, ciri-ciri produk tekstil impor tersebut diantaranya adalah, produk sering disebut produk sisa ekspor. “Mereka bilang itu baju sisa ekspor,” kata Ade.

Akibat penyalahgunaan KITE tersebut, Ade mengindikasikan produk impor menggerus pangsa pasar industry tekstil dalam negeri. Untuk itu, Ade berharap agar pemerintah mau merevisi aturan soal KITE tersebut agar pasar tekstil dalam negeri kembali bergairah.

Secara terpisah, Benny Soetrisno, President Director PT Apac Inti Corpora menilai, pemerintah punya pekerjaan rumah menyelesaikan masalah tekstil impor illegal yang menyesaki pasar dalam negeri. Selain itu, pemerintah juga punya pekerjaan meningkatkan daya saing industry tekstil dalam negeri dengan cara menurunkan harga energy. “Energi berperan pada biaya produksi 15% – 23%,” kata Benny.

Sumber: Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: