Rumus Hitungan PBB P2

PEMERINTAH daerah, dalam hal ini pemkot dan pemkab menetukan nilai jual objek pajak (NJOP) berdasarkan  Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan UU Nomor 28/2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Nilai NJOP menentukan pembayaran PBB sektor Perkotaan dan Pedesaan (PBB P2)

Hitungannya, PBB P2 = tariff x (luas tanahxNJOP tanah per m2) + (luas bangunan x NJOP bangunan per m2). Besaran tarif ditentukan oleh peraturan daerah sesuai UU 28/2009 yaitu paling tinggi 0,3%.

Menurut konsultan pajak Agus Susanto Lihin, naiknya NJOP di berbagai daerah Indonesia karena harga pasar tanah. Prinsipnya, harga pasar tanah yang notabene adalah objek pajak bikin pemerintah harus menyesuaikan NJOP. Jika fasilitas suatu daerah, seperti nfrastruktur, fasos, dan fasum membaik, otomatis harga pasar tanah terkerek naik.

Maka untuk menetapkan NJOP diperlukan data pasar tanah yang wajar dari penjual atau pembeli, notaries PPAT, broker, aparat daerah, atau sumber lain yang bisa dipercaya.



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: