Pasar sepi, Bisnis Diler Motor Kian Sunyi

JAKARTA. Penurunan penjualan sepeda motor memengaruhi ekosistem bisnis sepeda motor. Tak hanya pabrikan mengurangi produksi, bisnis distribusi atau penjualan sepeda motor juga ikut kempes.

Asisten General Manager Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Mohammad Masykur bilang, penutupan diler tak terelakkan bagi Yamaha ketika penjualan terus turun. Selain masalah penjualan, mitra Yamaha yang menutup diler juga mengeluhkan soal pajak. “Administrasi perpajakan memberatkan pemilik diler,” kata Masykur saat berkunjung ke Redaksi KONTAN, Kamis (26/5).

Sayang, Masykur enggan menyebut jumlah diler Yamaha yang tutup tersebut. Dia hanya memberikan gambaran, wilayah penjualan Yamaha yang turun drastis berada di Kalimantan, dengan penurunan penjualan 40%.

Tak hanya memukul bisnis diler, Yamaha Indonesia sebagai perpanjangan prinsipal juga terpukul akibat penurunan penjualan. Tahun lalu, Yamaha mematok target penjualan sepeda motor sebanyak 2,5 juta unit. Namun, Yamaha hanya mampu mencetak penjualan sebanyak 1,8 juta. “Masalahnya pembeli kami (segmen ekonomi menengah ke bawah) sedang susah,” kata Masykur.

Sejatinya, masalah yang sama tak hanya dialami Yamaha. Banyak diler sepeda motor merek lain mengalami kendala serupa. Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Shinduwinata mengatakan, fenomena tutupnya diler sepeda motor terjadi karena penurunan penjualan.

Saat terjadi penurunan penjualan, pengusaha pengelola diler yang tak sanggup bertahan memilih mundur. “Ya kalau ada diler yang tidak bisa memenuhi target penjualan, mau tidak mau mereka harus menutupnya,” kata Gunadi kepada KONTAN, Senin (30/5).

Gunadi berkeyakinan, bukan hanya Yamaha yang mengalami masalah ini. Hampir semua merek sepeda motor mengalami kendala serupa. “Market leader juga akan menempuh tindakan serupa, jika diler tak bisa bersaing, tidak mungkin dibiarkan begitu saja,” jelas Guandi.

Soal berapa jumlah diler yang tutup, Gunadi bilang, datanya ada di masing-masing divisi pemasaran perusahaan sepeda motornya.

Sumber: Harian Kontan 31 Mei 2016

Penulis : Juwita Aldiani

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: