Gapki: Mei & Juni Tak Ada Bea Ekspor CPO

JAKARTA. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mendesak Kementerian Perdagangan (Kemdag) tidak memberlakukan bea keluar (BK) ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) bulan depan.

Bahkan, Gapki menilai ada kesalahan perhitungan yang dilakukan Kemdag dalam penetapan BK ekspor CPO hingga Juni 2016. Dalam hitungan Gapki, seharusnya sejak Mei dan Juni ini, ekspor CPO tidak lagi dikenakan BK.

Fadhil Hasan, Direktur Eksekutif Gapki, menyatakan, sepanjang Mei 2016 harga CPO global di kisaran US$ 685-US$ 730 per ton, dengan harga rata-rata US$ 703,1 per metric ton. Sementara harga CPO global sampai pekan ketiga Juni 2016 di kisaran US$ 662,5-US$ 720 per metric ton.

Ia bilang, harga CPO global terkoreksi sepanjang Juni karena melemahnya permintaan. “Kami perkirakan harga CPO sampai akhir Juni dan pekan pertama Juli rebound di kisaran US$ 675-US$ 710 per metric ton,”ujarnya, Selasa (28/6). Dengan harga rata-rata rujukan di bawah US$ 750 per metric, harusnya Kemdag tak memungut bea keluar Mei dan Juni.

Sumber: Harian Kontan 29 Juni 2016

Penulis: Noverius Laoli

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , ,

Tinggalkan komentar