Daya Beli Menurun Tapi PPN Tumbuh Positif, Mengapa?

Daya Beli Menurun Tapi PPN Tumbuh Positif, Mengapa?

Konsumsi masyarakat yang mencerminkan daya beli masyarakat pada kuartal III mengalami penurunan. Tercatat, hanya sebesar 4,93 persen.

Sementara, pajak pertambahan nilai (PPN) yang dikelola Ditjen Pajak, menurut data terakhir sampai September mengalami pertumbuhan positif 12,1 persen. PPN merupakan cerminan terhadap kegiatan konsumsi. Artinya jika PPN-nya bagus, maka mengindikasikan konsumsi juga bagus.

Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Ditjen Pajak Kemenkeu, Yon Arsal menjelaskan, PPN merupakan pajak dari konsumsi yang terlebih dahulu dibayarkan oleh produsen di awal.

Data ini juga lebih menitikberatkan pembayaran pajak oleh produsen. Ketika produsen telah membayarkan PPN untuk 10 item, namun bisa jadi barang yang dibeli di oleh masyarakat hanya lima item, sehingga menunjukkan data konsumsi masyarakat yang berbeda dengan penerimaan PPN.

“Jadi PPN ini kan pajak atas konsumsi, walaupun dibayar oleh produsen,” kata Yon di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa 7 November 2017.

Namun, lebih lanjut Yon belum bisa merinci analisis terkait perbedaan data tersebut. Sebab, dia bilang, harus melihat berbagai subsektor yang mengalami kenaikan maupun penurunan.

“Kan yang dikonsumsi macam-macam, ada bahan makanan, properti, kendaraan. Kita perlu lihat dulu daya beli mana yang turun,” jelas dia.

Sumber : metrotvnews.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: