10 surga pajak dunia: Swiss paling buncit (1)

Sejak kemarin, Senin (6/11), dunia dihebohkan dengan dirilisnya dokumen dari hasil investigasi konsorsium jurnalis internasional yang dinamakan Paradise Papers. Dokumen ini berisi tentang tokoh-tokoh penting dunia yang memiliki aset di luar negeri, dengan tujuan tertentu seperti menghindari pajak atau mengemplang pajak.

Hal itu memungkinkan karena sejumlah negara di seluruh dunia menawarkan pajak yang menguntungkan atau kondisi lainnya kepada pembayar pajak.

Informasi saja, tax haven atau surga pajak adalah yurisdiksi, wilayah, atau negara yang memberikan tarif pajak luar biasa rendah atau tidak ada pajak sama sekali dibandingkan dengan negara berdaulat lainnya. Surga pajak ada sebagai tempat berlabuh kepentingan perusahaan multinasional, individu kaya, perusahaan besar, dan lembaga keuangan elit lainnya yang perlu menyembunyikan uang mereka untuk menghindari pajak.

Di seluruh dunia, beberapa negara menawarkan pajak yang paling menguntungkan atau kondisi lainnya kepada pembayar pajaknya. Indeks Kerahasiaan Keuangan tahunan ditulis oleh Jaringan Keadilan Perpajakan (TJN) dan memiliki lebih dari 80 surga pajak; hal ini didasarkan pada tingkat kerahasiaan dan aktivitas keuangan luar negeri mereka.

Pada tahun 2015, tiga negara tercatat sebagai pelanggar pajak peringkat teratas. Mereka adalah Swiss, Amerika Serikat, dan Hong Kong. Surga pajak kebanyakan menguntungkan kelas paling elit di duni. Berikut adalah beberapa negara yang berfungsi sebagai tax havens berdasarkan data http://www.worldatlas.com.

  1. Swiss

Swiss berada di antara negara-negara teratas yang menawarkan layanan perbankan offshore yang merupakan salah satu sektor utama ekonomi. Memiliki sistem perbankan yang ciamik membuat Swiss paling populer di kalangan pemburu tax havens di Eropa. Namun, karena tekanan internasional, Swiss mulai mengendurkan undang-undang tentang kerahasiaan fiskal dengan lobi yang bertanggung jawab. Berbeda dengan beberapa prosedur hukum negara-negara Eropa lainnya, mendirikan perusahaan Swiss merupakan proses yang sangat cepat seperti yang diatur dalam undang-undang Swiss. Salah satunya, saat mendaftarkan perusahaan harus ada  satu orang atau lebih direktur perusahaan.

  1. Monaco

Individu tajir kerap menggunakan Monaco sebagai surga pajak untuk menghindari pajak negara mereka. Hal ini karena Monaco adalah negara yang berdaulat sehingga tidak berkewajiban untuk membayar pajak. Monaco tidak memungut pajak penghasilan untuk beberapa orang dengan syarat tertentu. Tidak adanya pajak penghasilan pribadi menjadi alasan utama yang mendorong tingginya jumlah “pengungsi pajak” kaya, terutama mereka yang berada di negara-negara Eropa yang sebagian besar menghasilkan pendapatan dari Monaco. Contoh bagus adalah para pebalap Formula Satu dan pemilik bisnis lainnya yang kurang populer. Namun, bagi warga negara Prancis, mereka tetap diwajibkan membayar pajak kekayaan dan penghasilan yang berlaku kepada pemerintah Prancis meski mereka tinggal di Monaco.

  1. Bahama

Bahama adalah salah satu negara yang terdaftar sebagai surga pajak. Negara ini tidak memungut pajak penghasilan pribadi, pajak capital gain, pajak kekayaan dan manfaat pajak lainnya baik bagi perusahaan maupun perorangan. Pajak langsung tidak dipungut sehingga tidak ada perjanjian pajak ganda yang dibuat dengan negara lain. Namun, Bahama menandatangani sebuah perjanjian informasi pajak dengan Inggris, Amerika Serikat, Kanada dan 29 negara bagian lainnya, terkait pengungkapan terbatas tentang masalah kriminal.

  1. Bermuda

Bermuda adalah pusat keuangan offshore dengan standar minimal mengenai undang-undang, peraturan, dan pajak langsung atas pendapatan pribadi atau perusahaan. Tanpa memungut pajak penghasilan badan usaha, Bermuda telah menjadi lokasi penghindaran pajak yang sangat populer, dan Google memindahkan lebih dari US$ 10 miliar pendapatan ke anak perusahaan Bermuda dengan menggunakan strategi penghindaran pajak “Double Irish” dan“Dutch Sandwich”.

  1. Irlandia

Meskipun pejabat Irlandia menolak klaim negaranya sebagai surga pajak, namun negara ini sering disebut sebagai salah satu di antaranya. Perusahaan manufaktir obat yang berbasis di AS, Pfizer, baru-baru ini bergabung dengan Allergan sebuah perusahaan yang berbasis di Irlandia. Langkah ini diyakini sebagai strategi untuk menghindari pajak, di mana Pfizer harus membayar pajak sekitar US$ 148 juta.

Sumber : kontan.co.id

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:pajak dunia

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: