Pimpinan KPK Ingatkan Ditjen Pajak: Korupsi karena Nggak Setia

Pimpinan KPK Ingatkan Ditjen Pajak: Korupsi karena Nggak Setia

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak menyatakan siap ikut memerangi praktik korupsi. Pimpinan KPK Saut Situmorang mengingatkan bahwa korupsi terjadi karena tidak setia.

Ditjen Pajak mengelar Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (6/12/2017). Dalam agenda ini juga digelar talkshow bertema ‘Cegah Korupsi, Mulai dari Diri Sendiri’.

Di lokasi hadir Menteri Keuangan Sri Mulyani, Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan, serta Wakil Ketua KPK Saut Situmorang.

Dalam talkshow ini Sri Mulyani mengatakan Dirjen Pajak mesti membuat standard operating procedure (SOP) guna meminimalisasi godaan korupsi di wilayah kantor Pajak.

“Dirjen pajak harusnya membuat SOP untuk meminimalisir godaan, Kalau orang pajak terus ketemu sama masyarakat, lama-lama akan terjadi conversation yang lemah-lemah. Hal-hal seperti itu harusnya dicegah, dan masalah integritas harus dijelaskan dengan SOP juga biar nggak abstrak,” ujar Sri Mulyani.

Saat diminta moderator menilai kinerja kantor Pajak selama ini, Sri Mulyani mengatakan dari angka 1 hingga 10, dia memberikan nilai 7. Sedangkan saat Saut diberi pertanyaan sama, dia memberi penilaian sedikit lebih tinggi.

“Kalau saya kasih nilai 7,5 untuk kinerja Kantor Pajak,” ujar Saut.

Dalam talkshow itu, Saut juga bicara soal kenapa korupsi kerap terjadi, khususnya di Indonesia. Dia menekankan pentingnya integritas.

“Kenapa orang Indonesia korupsi? Ya karena dia nggak setia aja. Pertanyaannya kembali lagi kepada integritas, integritas adalah bagian dari kelemahan seseorang. Integritas anda itu ada hopeless di dalamnya, kalau sudah dipegang itu integritas Anda, itu adalah value,” jelas Saut.

Saut juga menyampaikan bahwa KPK memegang 9 nilai anti korupsi yang terdiri dari jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, sederhana, berani, kerja keras dan adil.

“Saya mengatakan ibaratnya republik ini menunju ke suatu tempat yang sangat tinggi. Di mana kita akan tergantung dengan banyak hal. Jadi saya mengatakan kalau kita ingin ke tempat tinggi diperlukan banyak hal, mungkin kita akan bergantung di tempat sempit, Kita baru ditabrak tiang listrik biasa, terluka dan sakit demi untuk menuju tempat tinggi,” ujarnya.

Sumber : detik.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: