Siap-siap bayar jalan tol lebih mahal

Tarif lima ruas jalan tol akan berkisar Rp 500-Rp 1.500 mulai 8 Desember 2017

JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk mengumumkan penyesuaian tarif lima ruas jalan tol yang dioperasikan oleh perseroan tersebut. Kenaikan tarif jalan tol berlangsung serentak per 8 Desember 2017.

Ada lima ruas jalan tol emiten berkode saham JSMR itu yang mengalami kenaikan tarif. Yakni jalan tol Belawan-Medan-TanjungMorawa, jalan tol Palimanan-Kanci, ruas tol Surabaya-Gempol, ruas tol Semarang seksi A,B,C dan jalan tol dalam kota. Kenaikan tarif jalan tol dalam kota berlaku untuk ruas Cawang, Tomang, Grogol, dan Peluit.

Penyesuaian tarif jalan tol setiap dua tahun ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Aturan ini mengacu Pasal 48 ayat 3 Undang-Undang Nomor 38/2014 tentang Jalan Tol.

Selain itu, penyesuaian tarif rutin dilakukan setiap dua tahun sekali ini, berdasarkan tarif lama yang sesuaikan pengaruh inflasi. Dibandingkan dengan tarif saat ini, kenaikan mulai dari Rp 500 sampai Rp 1.500.

Sekretaris Perusahaan Jasa Marga Agus Setiawan mengatakan, perhitungan usulan tarif jalan tol dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) berdasarkan data inflasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) selama dua tahun terakhir.

Menurut Agus, penyesuaian tarif tol bervariasi. Untuk ruas jalan tol Dalam Kota Jakarta, Cirebon, Semarang, dam Surabaya, kenaikan tarif tersebut antara 6%-7%.

Penilaian SPM

Sementara itu, PT Bintaro Serpong Damai, anak usaha PT Margautama Nusantara juga memberlakukan tarif baru jalan tol ruas Pondok Aren-Serpong mulai 8 Desember 2017. Purwoto, Presiden Direktur PT Bintaro Serpong Damai mengatakan, kenaikan tarif tol tersebut menyesuaikan kenaikan inflasi di wilayah itu. “Inflalsi mengacu pada inflasi daerah Tangerang sebesar 6,44% akumulasi dua tahun sejak 2015 sampai 2017,” ujarnya.

Penyesuaian tarif tersebut merupakan yang kesembilan kalinya sejak jalan tol BSD diresmikan pada 2 Februari 1999. Adapun pada periode sebelumnya, penyesuaian tarif jalan tol Bintaro Serpong Damai tersebut dilakukan pada 1 Nove,ber 2015.

Sebagai gambaran, ruas jalan tol Pondok Aren-Serpong sepanjang 7,25 km yang dikelola oleh Bintaro Serpong Damai, mempunyai dua gerbang serta ruas yang terintegrasi dengan gerbang Pondok Ranji yang dikelola oleh PT Jakarta Lingkar Jakarta (JLJ).

Selain faktor inflasi, kenaikan tarif jalan tol juga berdasarkan penilaian atas pemenuhan Standar Pelayanan Masyarakat (SPM) yang telah ditetapkan. Pertimbangan SPM ini juga seharusnya transparan agar publik bisa merasakan adanya perbaikan layanan jalan tol. “Perusahaan jalan tol harus mampu menjelaskan perbaikan kondisi layanan jalan tol masyarakat, seperti apa atau dengan menambah fasilitas,” ungkap Agus Sujatno, Sekretaris Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Puwoto menambahkan, ada beberapa kriteria SPM yang dikajikan standar pemerintah untuk menaikkan tarif tol. Jika kriteria SPM tersebut sudah terpenuhi, sudah saatnya tarif jalan tol.

Sumber: Harian Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: