Sri Mulyani Genjot Penerimaan Pajak Rp26 Triliun dalam Dua Hari Terakhir

Sri Mulyani Genjot Penerimaan Pajak Rp26 Triliun dalam Dua Hari Terakhir

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati masih yakin di sisa dua hari terakhir menuju akhir tahun, penerimaan pajak yang diproyeksikan masih akan bisa dicapai, meskipun telah diakui tidak akan mencapai 100 persen seperti target dalam APBNP 2017 Rp1.283,6 triliun.

Menurut sumber, penerimaan pajak hingga hari ini telah mencapai 88,2 persen dari target atau Rp1.132,1 triliun. Ani, sapaan akrab Sri Mulyani pada pengumuman terakhir mengatakan, di sisa dua minggu yakni terhitung sejak 15 Desember, penerimaan pajak yang masih bisa dioptimalkan yakni sekitar Rp100 triliun dari sisa penerimaan yang seharusnya dicapai Rp225 triliun untuk mencapai target. Artinya hingga akhir tahun bisa mencapai Rp1.158,3 triliun atau 90,2 persen dari target.

Berdasarkan angka tersebut, dari hitungan kasar Medcom.id, penerimaan pajak masih kurang sekitar Rp26,2 triliun untuk menuju capaian sesuai perkiraan yang bisa dioptimalkan hingga 90,2 persen. Namun, Ani percaya angka tersebut bisa terkumpul dalam waktu hingga 31 Desember 2017.

“Pendapatan pajak kita masih hitung sampai akhir ini, saya belum bisa sampaikan berapa, tapi hari terakhir biasanya cukup banyak bahkan sampai 31 Desember masih akan kita lihat,” kata Ani di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat, 29 Desember 2017.

Sementara untuk penerimaan yang berasal dari bea dan cukai, hingga 28 Desember telah melampaui target Rp189,14 triliun.

Data dari Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan bea cukai mencapai Rp189,36 triliun atau 100,12 persen dari target.

Apabila dirinci bea masuk Rp34,58 triliun atau 103,91 persen dari target, tumbuh 8,15 persen atau nilainya Rp2,61 triliun dari periode yang sama tahun lalu. Cukai Rp150,81 triliun atau 98,46 persen dari target, tumbuh 24,48 persen atau nilainya Rp29,66 triliun. Serta bea keluar Rp3,97 triliun atau 146,95 persen dari target, tumbuh 35,78 persen atau nilainya Rp1,05 triliun.

“Bea cukai lebih dari 100 persen kita melihat baik di cukai maupun bea masuk terutama, ” jelas mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

Sumber : metrotvnews.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: