Semangat Zakat Tumbuh di tengah Melesunya Ekonomi Indonesia

Perzakatan nasional sepanjang 2017 mengalami kenaikan sebesar 20 persen. Angka tersebut diakumulasi dari rata-rata pengumpulan zakat, infak, sedekah (ZIS) dan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) pada Baznas pusat, Baznas provinsi, Baznas kabupaten/kota dan Lembaga Amil Zakat (LAZ).

Menurut Forum Zakat (FOZ) capaian pengumpulan zakat tersebut cukup menggembirakan. Mengingat saat ini kondisi ekonomi global termasuk Indonesia masih belum pulih.

Ketua Umum FOZ, Nur Efendi mengatakan lesunya ekonomi nasional tidak mempengaruhi masyarakat Indonesia untuk mendonasikan sebagian hartanya kepada kaum dhuafa. “Dengan tumbuh 20 persen sangat bagus, di mana ekonomi lesu tapi zakat tumbuh artinya tidak mempengaruhi semangat mereka mendonasikan dan berbagi,” ujarnya ketika dihubungi Republika.co.id, Jakarta, Rabu (3/12).

Menurutnya, kenaikan 20 persen merupakan angka yang cukup besar. Artinya saat ini masyarakat juga mulai mempercayai lembaga amil di Indonesia. “Peningkatan 20 persen angka yang besar sekali, kalau di bawah 10-15 persen itu perlu dipertanyakan trust lembaganya kemudian edukasi, pemberdayagunaan,” ucapnya.

Untuk itu, ia menyarankan kepada lembaga amil resmi di Indonesia agar bisa memiliki program yang semakin dipercaya oleh masyarakat Indonesia. “Maka kalau di atas 20 persen, trust, edukasi sudah sangat bagus, program pemberdayagunaan juga sudah bagus artinya publik melihat pengelolaan zakat di Indonesia sudah sangat bagus,” ungkapnya.

Sumber : republika.co.id

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: