Swasembada Beras Tiga Tahun Beruntun, Mentan: Ini Sejarah Baru

https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 03 320 1839438 swasembada-beras-tiga-tahun-beruntun-mentan-ini-sejarah-baru-A4069EUN8x.jpg

Kementerian Pertanian menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) ketahanan pangan di Kantornya. Digelarnya acara Rakor tersebut bertujuan untuk mengevaluasi hasil kerja tim khusus selama tahun 2017.

Dalam evaluasinya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan kinerja dari beberapa lintas instansi tersebut sudah cukup bagus. Pasalnya saat ini, Indonesia berhasil swasembada terhadap beberapa komoditas pangan.

“Dalam sejarah pertanian Indonesia masuk tahun ketiga Indonesia swasembada pangan, khususnya beras. Ini tahun ketiga, ini sejarah baru. Dulu ada swasembada beras tahun 1984,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (3/1/2017).

Kinerja yang baik tersebut tidak terlepas dari kontribusi dari tim khusus yang terdiri dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) , Perum Bulog, dan juga Pemerintah Daerah yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian menunjukkan kinerja yang cukup baik. Oleh karena itu dirinya memberikan apresiasi yang sebesar besarnya kepada tim kerja khusus yang telah bekerja sedemikian baik hingga akhirnya bisa swasembada pada keempat bahan pokok tersebut.

“Rakor evaluasi khusus capaiannya luar biasa ini pada tahun ini, kami ucapkan terimakasih kepada tim khusus,” jelasnya.

Sebagai informasi, hasil evaluasi luas tanam padi terdapat selisih yang lebih kecil di tahun 2017 dibandingkan 2016 sebesar 413.727 hektare. Dengan rincian tahun 2016 yaitu 5.241.597 hektare dan tahun 2017 yaitu 4.827.872 hektare.

Untuk evaluasi luas tanam jagung, terdapat selisih yang lebih besar untuk 2017 dibandingkan 2016, yaitu 132.564 hektar. Untuk tahun 2016, 2.146.781 hektar dan tahun 2017 adalah 2.279.345 hektar.

Sedangkan evaluasi luas tanam kedelai juga terdapat selisih yang lebih besar untuk 2017, yaitu 106.022 hektar dibandingkan 2017, yaitu 106.022 hektar dibandingkan tahun 2016. Dengan rincian tahun 2016 sebesar 83.416 hektare dan tahun 2017 sebesar 189.438 hektar.

Sumber : okezone.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: