Wagub Nilai Tercapainya Target Pajak Berkat Kerja Semua Gubernur

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menilai tercapainya retribusi pajak merupakan hasil kerja bersama dari empat pemimpin ibu kota pada tahun lalu.

Sandiaga menyampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendapatkan berita baik karena retribusi pajak mencapai lebih dari 100%. Hal ini berkat kerja kolektif antara pemimpin ibu kota yaitu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Soni Sumarsono sebagai Plt Gubernur Jakarta ketika pemilu, Djarot Saiful Hidayat, dan Anies Baswedan.

“Pada 3 bulan terakhir [Oktober–Desember] 2017, kami genjot penyerapan pajak. Alhamdulillah bisa meningkat dibanding tahun lalu,” katanya, Rabu (3/1/2018).

Menurut Sandiaga, pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi Pemprov agar lebih baik lagi tahun. Cara yang dilakukan adalah dengan menggenjot penerimaan pajak sejak awal tahun.

“Kita tidak mau meningkat pada akhir [tahun] saja, bentuk kurva harus landai sehingga bisa dilihat mana [program] yang jalan atau tidak,” terangnya.

Penyerapan pajak akan terus digenjot agar iklim ekonomi semakin kondusif. Tantangannya adalah meningkatkan pertumbuhan perekonomian Jakarta dapat meningkat hingga 7%.

Sandiaga akan membentuk tim khusus untuk memastikan anggaran DKI Jakarta masuk secara teratur. Tim ini akan diambil dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Kepegawaian Daerah (BPD), dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Target awal penerimaan pajak daerah DKI Jakarta untuk tahun anggaran 2017 adalah Rp35,36 triliun. Adapun realisasinya tercatat naik sebanyak 3% dari target menjadi Rp36,1 triliun.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan terjadi tren pertumbuhan selama 3 tahun terakhir, yakni sebesar 6%. Pada 2017, pertumbuhannya 8%.

Bisnis.com, JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta menilai ketercapaian retribusi pajak pada 2017 berkat kinerja bersama dari 4 pemimpin Ibukota pada tahun lalu.

Sandiaga Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta menyampaikan pada pekan ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mendapatkan berita baik atas ketercapaian retribusi pajak yang mencapai lebih dari 100%. Hal ini berkat kerja kolektif antra pemimpin Ibukota seperti Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Soni Sumarsono sebagai Plt Gubernur Jakarta ketika pemilu, Djarot Saiful Hidayat, dan Anies Baswedan.

“Pada 3 bulan terakhir [Oktober–Desember] 2017 kita genjot penyerapan pajak, Alhamdulillah bisa meningkat dibanding tahun lalu,” kata Sandiaga, Rabu (3/1/2018).

Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi Pemprov agar lebih baik lagi pada 2018. Adapun cara yang dilakukan, yakni dengan menggenjot penerimaan pajak sejak awal tahun ini.

“Kita tidak mau meningkat pada akhir [tahun] saja, bentuk kurva harus landai sehingga bisa dilihat mana [program] yang jalan atau tidak,” imbuhnya.

Dia mengatakan pada tahun ini penyerapan pajak akan terus digenjot agar iklim ekonomi semakin kondusif. Tantangannya adalah meningkatkan pertumbuhan perekonomian Jakarta dapat meningkat hingga 7%. “Kata Sri Mulyani, Kementerian Keuangan ekonomi Jakarta tumbuh di atas 7% itu mungkin impossible, tapi buat saya itu mungkin,” ungkapnya.

Sandiaga mengatakan akan membentuk tim khusus untuk memastikan anggaran Ibukota ini masuk secara teratur. Tim ini akan diambil dari Bappeda, Badan Kepegawaian Daerah (BPD), Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Pekan ini akan dibentuk tim khusus, rangkanya dulu kita bentuk dan mudah-mudahan bisa kita sinkronkan dengan tim Gubernur,” ujarnya.

Sebelumnya, Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, menyampaikan target awal penerimaan pajak daerah tahun anggaran 2017 mencapai Rp35,36 triliun. Sementara itu, realisasi pendapatan dari pajak tersebut hingga akhir 2017 tercatat naik sebanyak 3% dari target menjadi Rp36,1 triliun.

“Tren [bertumbuh] selama tiga tahun terakhir sebesar 6%, pada 2017 lalu menjadi 8%,” kata Anies, Selasa (2/1/2018).

Data Pemprov menunjukkan realisasi pajak pada 2014 mencapai Rp27 triliun dan pada 2015 naik menjadi Rp29 triliun. Adapun penerimaan pajak pada 2016 mencapai Rp31 triliun dan tahun lalu senilai Rp36 triliun.

Sumber : bisnis.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: