Sri Mulyani, Darmin hingga Agus Marto Bicara Pertumbuhan Ekonomi 2017 yang Tak Capai Target

https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 05 20 1854696 sri-mulyani-darmin-hingga-agus-marto-bicara-pertumbuhan-ekonomi-2017-yang-tak-capai-target-nXw8vTDyYP.jpg

Hari ini, Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tiga bulan terakhir 2017. Data pertumbuhan ekonomi kuartal IV tersebut sangat penting dalam menentukan apakah target pertumbuhan ekonomi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) sebesar 5,2% tercapai atau tidak.

Namun, banyak yang menilai, pertumbuhan ekonomi 2017 tidak akan mencapai target sesuai APBN-P sebesar 5,2%. Untuk itu, pemerintah kembali menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2017 menjadi 5,17% atau 0,03% lebih rendah.

Tercatat, di kuartal pertama 2017, Indonesia hanya mencatatkan pertumbuhan ekonomi 5,01%. Kemudian, di kuartal II hanya 5,01% dan kuartal III sebesar 5,06%. Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 5,17% setidaknya di kuartal IV harus mencapai 5,3%.

Hal ini sudah berulang kali disampaikan oleh pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan Sri Mulyani hingga Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution. Tak hanya itu, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo juga menilai pertumbuhan ekonomi 2017 hanya mencapai 5,1%.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, sampai 15 Desember 2017 dari sisi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,03%. Kemungkinan di kuartal IV akan lebih tinggi hingga mendekati pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1%.

“Namun sampai akhir tahun kita perkirakan keseluruhan pertumbuhan akan mencapai 5,05%,” ujarnya di Aula Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu 20 Desember 2017.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada 2017 bisa mencapai 5,1% atau berada di bawah target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017 sebesar 5,2 persen.

“Tidak realistis kalau agak tinggi. Mungkin berkisar 5,1 persen, paling segitu,” ujar Darmin saat ditemui di Jakarta, Kamis 9 November 2017.

Darmin mengatakan, kondisi ekonomi hingga akhir tahun bisa didukung oleh pertumbuhan investasi dan ekspor yang tercatat meningkat hingga triwulan kuartal III-2017, walau konsumsi rumah tangga tidak tumbuh sebaik periode sebelumnya.

Di sisi lain, Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, pertumbuhan ekonomi 2017 diprediksi mencapai target 5,1%. Optimisme tersebut bukanya tanpa alasan. Karena, pada awal tahun ini perekonomian Indonesia relatif stabil tanpa hambatan.

Apalagi, tren pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun juga terus mengalami peningkatan. Selama tiga tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh dari 4,88% pada 2015, lalu 4,9% pada 2016 dan 5% pada tahun 2017.

“Kalau bicara pertumbuhan ekonomi masih melihat bahwa tren selama 3 tahun adalah tren pemulihan kita karena kita dua tahun yang lalu pertumbuhannnya ada di kisaran 4,88% atau 4,9% kemudian setelah itu ada di kisaran 5% nah di tahun 2017 kita perkirakan ada di kisaran 5,1%. jadi 4,9% ke 5% ke 5,1% itu adalah perusahaan,” ujarnya saat ditemui di Komplek Bank Indonesia, Jakarta 2 Februari 2018.

Sumber : okezone.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: