Produksi Naik, Harga Kentang dan Bawang Merah Anjlok

JAKARTA. Memasuki musim panen, harga kentang di tingkat petani mulai lonsor. Penurunan dirasakan petani sejak sepekan terakhir. Bila sebelumnya kentang dihargai antara Rp 12.000 – Rp 14.000 per kilogram (kg), kini anjlok menjadi Rp 9.000 per kg.

Ketua Asosiasi Petani Kentang Daratan Tinggi Dieng, M. Mudasir mengatakan, saat ini ada surplus produksi kentang seiring dengan masuknya musim panen. Akibatnya harga kentang di Dieng Jawa Tengah sudah turun dalam seminggu terakhir ini. “Kami meminta pemerintah mencarikan jalan keluarnya agar petani tidak rugi,” ujarnya kepada KONTAN, Kamis (22/2).

Menurut Mudasir, produksi kentang terutama di wilayahnya memang melonjak tahun ini. Kenaikan produksi kentang terjadi didorong oleh tingginya harga kentang sejak akhir tahun 2016. Kondisi ini membuat petani ramai-ramai menanam kentang. Tanpa mengatakan berapa kenaikannya, Mudasir bilang, kenaikan produksi terlihat dari naiknya permintaan benih kentang.

Sesuai dengan hukum permintaan dan penawaran, kenaikan produksi kentang membuat harganya turun. Kondisi ini membuat petani harus menanggung kerugian.

Tidak hanya kentang yang kemungkinan akan mengalami penurunan harga di awal tahun ini. Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) mengatakan, pada tahun ini produksi bawang merah juga diperkirakan meningkat hingga mencapai 1,4 juta ton. Jumlah produksi ini melebihi rata-rata kebutuhan nasional yang hanya sebesar 1 juta- 1,2 juta ton per tahun. Kelebihan produksi ini berpotensi berdampak pada penurunan harga bawang merah.

Seperti juga yang terjadi di kentang, menurut Sekretaris Jenderal ABMI Ikhwan Arif, kenaikan produksi bawang merah dipicu oleh tingginya harga bawang merah hingga Rp 15.000 per kg pada tahun lalu. Kenaikan harga ini membuat petani yang beralih menanam bawang merah.  “Apalagi, masa tanamnya sekitar dua bulan,” ujarnya.

Namun alih-alih membantu harga dan pasca panen petani, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kemtan Prihasto Setyanto mengatakan, pihaknya akan memberikan bantuan sarana produksi dan benih unggul. “Tahun ini bantuan benih cabai untuk lahan seluas 13.500 ha dan bawang merah seluas 7.000 ha,” ujarnya.

Sumber: Harian Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: