Aturan Cukai Plastik Bakal Menekan Produksi Lokal

JAKARTA. Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) menolak cukai plastik. Mereka berharap pemerintah urung menerapkan aturan itu.

Menurut data Inaplas, kapasitas produksi tas kresek atau high density polyethylene dalam negeri mancapai 300.000 ton per tahun. Pengenaan cukai akan menyebabkan volume produksi dalam negeri turun. Pasalnya, pengusaha harus menanggung tambahan cukai.

Sementara kebutuhan plastik Indonesia terus mendaki. “Nah gap ini akan diisi oleh barang impor yang diprediksi tidak kena cukai karena bisa masuk dari pelabuhan mana saja,” kata Fajar Budiono, Sekjen Inaplas kepada KONTAN, Minggu (25/2).

Meskipun Kementerian Keuangan telah menyelesaikan kajian, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) belum membahas  aturan cukai Plastik. Sementara, Kementerian Perdagangan memberlakukan aturan post border yang menguntungkan impor industri plastik.

Sumber: Harian Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Artikel

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: