Target Pajak Belum Terjamin

Realisasi pajak pada awal tahun ini cukup impresif, dengan tumbuh 11,17 persen dibanding awal tahun lalu. Namun, catatan positif itu dinilai belum cukup menjamin target tahun ini bakal tercapai dengan mudah.

Pemerintah tahun ini menargetkan penerimaan pajak Rp 1.424 triliun.  Sampai akhir Januari lalu, realisasinya mencapai Rp 78,94 triliun. Nilai itu 11,17 persen lebih tinggi dibanding Januari 2017.

“Pertumbuhan penerimaan yang tinggi pada Januari 2018 ini tidak menjamin pencapaian yang bagus. Setidaknya dibutuhkan waktu tiga bulan, baru bisa diproyeksikan apakah target tahun ini bisa tercapai,” kata pakar perpajakan Yustinus Prastowo, belum lama ini.

Dia melanjutkan, jika dilihat berdasar realisasi dan pertumbuhan penerimaan pajak dalam empat tahun terakhir, pertumbuhan tinggi pada awal tahun tak selalu berbanding lurus dengan realisasi. Dia mencontohkan, pada 2013, realisasi pertumbuhan penerimaan pajak jika dibandingkan realisasi tahun sebelumnya mencapai 19,06 persen. Namun, realisasinya di pengujung tahun tak tercapai, hanya 92,57 persen.

Kemudian, pada tahun berikutnya, terjadi pertumbuhan penerimaan 16,40 persen. Akan tetapi, lagi-lagi target penerimaan tidak tercapai.  Realisasi penerimaan pajak pada 2014 hanya 91,86 persen dari target. “Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan penerimaan belum bisa menjamin realisasi penerimaan juga akan tinggi,” lanjut Prastowo.

Sumber : prokal.co

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: