Jokowi Janjikan Reformasi Ekonomi Dalam Dua Pekan

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjanjikan adanya reformasi ekonomi di dalam negeri dalam dua bulan ke depan. Reformasi ekonomi tersebut diharapkan bisa membuat investasi asing semakin besar masuk ke dalam negeri.

Janji itu dikatakan Presiden Jokowi saat bertemu dengan US-Asean Business Council, Selasa (13/2). Dengan target dua bulan, Jokowi berharap dengan segera selesainya reformasi ekonomi yang dilakukan pemerintah, maka para pengusaha yang tergabung dalam US-Asean Business Council terus melanjutkan dan menambah porsi investasi mereka di Indonesia.

“Semua perbaikan iklim investasi terus kami lakukan, reformasi ekonomi, berikan kami waktu dua bulan untuk menyelesaikan,” katanya, Selasa (13/2).

Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan reformasi ekonomi ala Jokowi ? Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan tidak mau merinci lebih detail. Yang pasti, Luhut bilang, reformasi ekonomi tidak hanya sebatas perbaikan dan penyederhanaan izin investasi nelalui penerapan sistem One Single Submission. Reformasi ekonomi juga dilakukan dengan penyederhanaan aturan investasi. “Reformasi dilakukan seiring ketatnya persaingan di negara di Asean. Agar tidak kalah maka perlu dibuat perbaikan aturan yang memadai,” katanya.

Seperti diketahui, US- Asean Business Council pada Selasa (13/3) menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka. Mereka membawa 41 perusahaan dari berbagai sektor, seperti Procter & Gamble, AXA, Coca Cola, Expedia, Cigna, Apple, dan Amazon.

Dalam kesempatan itu Presiden US-Asean Business Council Alexander C. Feldman mengatakan, dalam pertemuan Jokowi, perusahaan yang tergabung dalam US-Asean Business Council menyatakan keinginan membantu Pemerintah Indonesia meningkatkan ekspor. US-Asean Business Council juga ingin membantu mempromosikan investasi di Indonesia kepada perusahaan di Amerika.

Feldman bilang, walau peluang investasi di Indonesia masih besar, namun ada tantangan yang perlu menjadi perhatian. Pertama, soal bagaimana menjalankan bisnis di Indonesia secara kondusif.

“Tantangan juga datang dari data localization. Jadi kami berusaha mencapatkan data, ketentuan dan peraturan, cara untuk memproyeksikan penduduk Indonesia,” katanya.

Atas janji reformasi ekonomi itu, Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang berharap, reformasi ekonomi yang dilakukan pemerintah bisa menyentuh bidang pertahanan. Dunia usaha meminta pemerintah segera mereformasi proses perizinan bidang pertahanan.

Dia menilai saat ini investasi masih mendapatkan hambatan dari perizinan sektor pertahanan yang masih rumit. Dunia usaha yang ingin berinvestasi sering tidak memiliki kepastian mendapatkan lahan. “Harus diperjelas, dipermudah dari pelayanan. Tanah ini dalam investasi, pembangunan pabrik cukup penting, kalau tidak diperjelas, bisa lari investor,” katanya.

Reformasi lain yang perlu dilakukan, menurut Sarman, terkait kebijakan kementerian lembaga. Pemerintah perlu menyelaraskan kebijakan antar kementerian lembaga agar investor tahu apa yang harus dilakukan dalam memenuhi syarat investasi. “Laksanakan reformasi perizinan dengan Single Submission,” katanya.

Sumber: Harian Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Pemeriksaan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: