Cegah Kibaran Batik Asing, Izin Impor Diperketat

indexImpor batik dan motif batik sampai April naik 24,1% dibandingkan periode sama tahun 2014.

JAKARTA. Merangseknya batik impor membuat gusar. Makanya, pasca menaikkan tarif bea masuk impor barang konsumsi, pemerintah kini memperketat impor tekstil dan produk tekstil (TPT) batik dan motif batik.

Lewat Peraturan Perdagangan (Permendag) No. 53/M-DAG/PER/7/2015 tentang Ketentuan Impor Tekstil dan Produk Tekstil Batik dan TPT Motif Batik, impor kain lembaran dan pakaian jadi batik dan bermotif batik dengan batasan paling sedikit dua warna dibatasi.

Perusahaan yang akan impor TPT batik dan motif batik, mereka harus terdaftar sebagai Importir Terdaftar (IT) TPT batik dan motif batik. Agar mendatapkan OT, perusahaan harus mengajukan permohonan tertulis kepada Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemdag.

Perusahaan juga harus melengkapi Persetujuan Impor (PI). IT harus memperoleh rekomendasi dari Kementerian Perindustrian dan Kementerian Koperasi dan UKM.

Dalam beleid terbaru ini, pemerintah juga membatasi pelabuhan tujuan TPT batik dan TPT motif batik di dalam negeri, yaotu Pelabuhan Laut Belawan, Tanjung Perak, dan Soekarno-Hatta. Pelabuhan udara hanya diperbolehkan di Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, impor produk batik dalam beberapa tahun terakhir terus naik sehingga kini perlu dibatasi. Mengutip data Kementerian Perdagangan (Kemdag), impor TPT batik dan motif batik dari tahun 2012 hingga 2014 melonjak sebesar 17,9%.

Impor TPT batik dan motif batik tahun 2012 nilainya US$ 73,89 juta, dan sepanjang 2014 lalu, nilai impor TPT batik dan motif batik jadi US$ 87,14 juta.

Sementara untuk periode Januari-April 2015, nilai impor produk tersebut mencapai US$ 34,91 juta, angka ini naik 24,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2014 yang hanya US$ 28,13 juta.

Wakil Ketua Yayasan Batik Indonesia Sri Murniati Widodo AS menyambut baik aturan ini. “Kami sangat senang karena kebijakan ini sangat membantu para pengrajin, para UKM, ini bisa menjadi salah satu yang memajukan para pengrajin dari dalam negeri,” kata Widodo, Kamis (30/7).

 

Sumber: KONTAN

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: