Butuh Terobosan Pajak

Sampai saat ini pemerintah belum memiliki langkah serius dalam meningkatkan penerimaan Negara. Regulator masih nyaman dengan wajib pajak yang sudah ada.

Padahal, cara ini belum tentu optimal mendongkrak penerimaan Negara. Di sisi lain, para pengusaha mengharapkan pemberian insentif pajak untuk meningkatkan daya saing ketika perekonomian melambat.

Seharusnya pemerintah mendorong ekstensifikasi pajak agar penerimaan naik. Peningkatan rasio wajib pajak lebih efektif bagi Negara ketimbang menambah beban pengusaha.

Catatan saja, warga yang memiliki NPWP baru sekitar 27 juta jiwa. Sehingga, rasio wajib pajak di Indonesia masih sangat kecil yakni sekitar 11%.

Tingkat rasio wajib pajak yang masih kecil seharusnya menjadi perhatian utama dirjen pajak terpilih ketimbang membebani wajib pajak yang sudah ada. Pemerintah harus fokus dalam program ekstensifikasi agar jumlah wajib pajak bisa ditingkatkan lagi.

Ekstensifikasi wajib pajak harus menjadi pekerjaan rumah utama yang dikerjakan oleh pejabat Direktorat Jenderal Pajak yang baru. Banyak cara yang perlu dilakukan untuk meningkatkan program ekstensifikasi wajib pajak.

Dahulu, pernah dilakukan terobosan dengan pemberian kemudahan membayar pajak bagi wajib pajak berpenghasilan di bawah Rp 4,8 miliar dengan cukup membayar lewat secara elektronik. Program seperti ini layak diperluas sehingga kemudahan pembayaran pajak tidak hanya dirasakan di kalangan tertentu.

Selain itu, program insentif non fiskal bagi pengusaha berupa pemangkasan izin dan pembangunan infrastruktur harus bisa berjalan efektif. Sehingga, pengusaha dapat melakukan efisiensi biaya produksi.

Pemerintah semestinya tidak menambah beban pengusaha ketika ekonomi sedang sulit. Apalagi, baru-baru ini ada iuran baru dalam UU Tapera.

Sumber: Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: