Daya Beli Naik, Tapi Cuan Susah Berkembang

JAKARTA – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk gembira dengan kebijakan pemerintah mengumumkan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tariff dasar listrik. Pasalnya, korting dua komponen pengeluaran masyarakat itu bisa berpengaruh besar buat mendongkrak daya beli.

Menurut Solihin, Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, tatkala harga BBM dan Tarif listrik tinggi, ongkos produksi perusahaan yang barangnya nangkring di lapak Alfamart atau pengeluaran pemasok, juga naik. Alhasil harga jual barang makin mahal.

Nah, pada saat harga jual barang tinggi, konsumen akan makin selektif berbelanja. Begitu pula sebaliknya.

Melihat kondisi saat in, Sumber Alfaria melihat peluang penurunan harga barang. Namun, dengan alasan hanya mengemban tugas sebagai distributor penjualan, Sumber Alfaria bilang penentu harga adalah perusahaan pemilik barang atau pemasok.

Pengalaman Sumber Alfaria, perubahan harga tersebut terjadi secara bertahap. “Membutuhkan waktu satu sampai tiga bulan,” ujar M Faruq, Regional Manager Corporate Comunication PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk saat dihubungi KONTAN Jumat (1/4).

Sementara Sumber Alfaria, saat ini, belum merasakan dampak penurunan harga BBM terhadap kenaikan penjualan. Alasan mereka, pertama, penurunan harga BBM hanya menciutkan persentase biaya operasional sekitar satu digit.

Kedua,Sumber Alfaria tak bisa serta-merta mengantongi cuan berlebih. “Kalau pendapatan kami enggak naik lo, karena margin kami kan terbatas,” alasan Solihin, di Jakarta, Juma (1/4).

Dus, Sumber Alfaria tetap memacu ekspansi gerai tahun ini. Perusahaan berkode AMRT di Bursa Efek Indonesia, tersebut berencana menambah 800 sampai 1.000 gerai Alfamart. Tiga contoh lokasi pembukaan gerai Alfamart yakni di Aceh, Gorontalo dan Sumbawa.

Meskipun telah membeberkan target penambahan gerai, Sumber Alfaria masih menyimpan rapat nilai investasi pembukaan gerai tadi. Perusahaan tersebut juga tak mau membeberkan alokasi-alokasi dana belanja modal alias capital expenditure yang disiapkan pada 2016 ini.

Yang pasti, selain menambah gerai, Sumber Alfaria berupaya meningkatkan omzet penjualan per gerai. Tanpa menyebutkan nilai, mereka mengaku frekuensi transaksi per hari setiap gerai, sebanyak 300-600 transaksi.

Sebelumnya KONTAN mencatat, Sumber Alfaria sudah mengoperasikan 11.300 gerai Alfamart. Rata-rata nilai transaksi per hari setiap gerai mencapai Rp 4juta.

Sumber: Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , ,

Tinggalkan komentar