Industri Minta Revisi Aturan Bisnis

f284e-serap-tenaga-kerja2batau2bkesempatan2bkerja

Permendag No 85/2015 membuat banjir bahan tekstil

JAKARTA. Kebijkana deregulasi yang tertuang dalam paket kebijakan ekonomi tak selalu mempermudah pebisnis. Misalnya Peraturan Kementerian Perdagangan (Permendag) No 85/M-DAG/PER/10/2015 tentang Ketentuan Impor Tekstil dan Produk Tekstil (TPT).

Produk kebijakan deregulasi Paket Kebijakan Ekonomi I ini menghilangkan rekomendasi dari Kementerian Perindustrian dan persyaratan dokumen penyerta barang impor, seperti NPWP, tanda daftar perusahaan (TDP), SIUP/IUI, yang  sebelumnya tercantum dalam Permendag No. 52/M-DAG/PER/7/2015 di soal yang sama.

“Padahal rekomendasi diberikan supaya tidak terjadi penyalahgunaan, “kata Redma Gita Wiraswasta, Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Synthetic Fiber Indonesia kepada KONTAN, Minggu (6/11).

Memang, tambahan rekomendasi tersebut tidak mempersulit industry tekstil dan produk tekstil. Tapi persoalan di lapangan adalah, bisnis TPT di pasar domestic tengah lunglai. Ia memproyeksikan, investasi sektor TPT sampai akhir tahun ini turun 3%. Padahal tahun lalu bisa tumbuh 1%.

Kelonggaran impor tekstil tersebut bisa menyebabkan pebisnis tekstil domestic kelimpungan. Produk TPT impor membanjiri pasar domestic. “Situasi di bisnis TPT sudah kritis, produk impor meningkat yang bisa menjual produk di bawah ongkos produksi, “kata Ravi Shankar, Presiden Direktur PT Asia Pacific Fibers Tbk kepada KONTAN.

Meski aturan tersebut bisa mempercepat proses bongkar muat barang, di lapangan kerap terjadi perbedaan dokumen laporan dan isi container. Inilah yang bisa memperlambat proses bongkar muat. “Revisi Permendag Nomor 85 sangat perlu, “katanya.

Wakil Direktur Utama PT Pan Brothers Tbk Anne Patricia Sutanto juga mendukung revisi aturan tersebut agar industry tekstil dalam negeri berbenah dan siap bersaing dengan pebisnis sejenis dari luar negeri.

Dody Edward, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan bilang, wacana revisi Permendag 85 masih dalam pembahasan. “Kami belum memutuskan ada revisi, “tegasnya.

INS – 03 /PJ/ 2016

INS – 08 /PJ/2016

Penulis: Pamela Sarnia, Eldo Rafael

Sumber: KONTAN

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: