Bank Sentral Dorong Transaksi Non Tunai

3

JAKARTA Bank Indonesia (BI) terus mendorong transaksi non tunai hingga mencapai 80% dari total transaksi ritel. Menurut catatan BI, akhir 2016 lalu baru sekitar 58% transaksi ritel dilakukan secara non tunai.

Direktur Perizinan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI Ida Nuryanti menjelaskan, hingga saat ini penetrasi transaksi ritel dilakukan secara non tunai di Indonesia masih sangat minim. “Di Negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Thailand, nilai transaksinya sudah di atas 80%,” kata Ida, Jumat (3/2).

Sebagai gambaran saja, saat ini jumlah alat pembayaran menggunakan kartu (APMK) dan uang elektronik di Indonesia per November 2016 sebanyak 202 juta kartu. Jumlah itu naik 11% dari tahun 2015 yang sebanyak 181 juta. Sementara dari volume transaksi non tunai berbasis kartu mencapai 540 juta transaksi senilai 507 triliun.

Penulis : Marshall Sautan

Sumber: Harian Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan komentar