Petugas Akan Datangi Penunggak Pajak Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemprov Sumsel tampaknya tak main-main, dalam menggali potensi pendapatan daerah dari Sektor pajak kenderaan bermotor baik roda 2 dan roda 4.

“Langkah ini dilakukan untuk memaksimalkan potensi penerimaan pajak kendaraan bermotor atau PKB, terutama yang menunggak pembayaran kewajibannya,” ujar Kabanpenda Sumsel, Marwan Fansuri.

Menurutnya, untuk meningkatkan pendapatan Pajak daerah dari Sektor PKB dan BBNKB dimaksud, maka pihaknya bersama sama dengan stake holder Samsat (Sistem administrasi satu atap), akan menginventarisir seluruh data wajib pajak kendaraan bermotor yang tertunggak, atau belum bayar pajak kendaraannya khususnya pajak kendaraan pemilik kendaraan bermotor, kategori kendaraan mewah.

“Baik roda 2 dan roda 4 termasuk pajak kendaraan dinas, yang dipergunakan oleh institusi pemerintah daerah, dan kendaraan yang dipergunakan pejabat daerah, dan para pengusaha serta orang kaya yang ada di wilayah Sumatera Selatan,” ucapnya.

Secara terpisah Kasubdit Ditlantas Polda SumselAKBP Donni Eka Syahputra,melalui Kompol Irwan Andesta selaku Kasi STNK Ditlantas Polda Sumsel menjelaskan, bahwa pihaknya akan mensupport giat tersebut, setelah data penunggak pajak kendaraan bermotor fix terinventarisis oleh tim Bapenda Sumsel.

“Kita akan siap turun bersama- sama, melaksanakan door to door ke rumah wajib pajak, yang tertunggak membayar pajak kenderaaanya roda 4, khususnya kategori mobil mewah. Maupun kendaraan roda 2 diatas 500 cc keatas, karena pasti jelas jika tertunggak, pajak kendaraannya dimaksud dipastikan STNK kendaraan tersebut pastinya belum disyahkan ,” jelasnya.

Selain itu, STNK tahunannya, yang tentunya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) dalam hal ini pengesahan STNK yang dikenakan biaya, berdasarkan PP 60 Tahun 2017 pasti juga tertunggak.

“Berdasarkan itulah, kami tim Samsat akan bersinergi termasuk bersama Jasa raharja, dan Bapenda Sumsel akan melaksanakan door to door yang merupakan program Dirlantas Polda Sumsel dalam waktu dekat, secara acak dan berkesinambungan akan kami laksanakan,” ujar Kompol Irwan Andeta.

Dilanjutkan Kepala Uptb /Samsat Palembang II,Herryandi Sinulingga didampingiKepala Uptb/Samsat Palembang I, Alkala Zamoramenyatakan, saat ini pihaknya fokus menginventaris data kendaraan bermotor baik roda 2 maupun 4, yang masuk kategori kenderaan mewah.

Anggota Samsat Keliling ketika melayani wajib pajak yang membayar pajak kendaraan mereka. ori mewah, dengan harga kendaraan on the road (OTR) diatas Rp 300 jutaan, dan untuk kendaraan roda 2 dengan kapasitas mesin 500 cc ke atas.

“Dalam waktu dekat data dimaksud, digunakan sebagai dasar penagihan tunggakan pajak kenderaan. Tunggakan sumbangan wajib Jasa Raharja dan tunggakan Penerimaan Negara wajib Pajak (PNBP), sebagai acuan tim Samsat secara bersama- sama dan saat penagihan door to door dimaksud, Samling ikut serta sehingga wajib pajak dapat terlayani dengan baik dan dapat langsung membayar pajak kenderaaanya yang tertunggak,” pungkas Lingga, sapaan akrab Herryandi Sinulingga.

Sumber : tribunnews.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: