DPR: Kebijakan Upah Murah Blunder, Bikin Daya Beli Turun

Kalangan DPR menilai kebijakan upah murah membuat blunder bagi negara. Alasannya, lantaran kebijakan itu bukannya mendongkrak peningkatan kualitas perbaikan ekonomi rakyat tetapi justru menurunkan kemampuan daya beli masyarakat.

“Semula saya melihat, PP 78/2015 mampu membangkitkan optimisme pemerintah untuk memacu perbaikan iklim investasi segala bidang. Tetapi kenyataannya malah mengakibatkan para investor banyak menahan diri untuk berinvestasi, daya beli pun merosot,” ucap Adang Sudrajat, anggota Komisi IX DPR asal Fraksi PKS, Senin (28/8).

Karenanya, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu meminta kepada Pemerintah Cq Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) untuk mencabut Peraturan Pemerintah terkait upah itu.

Ia beralasan gini rasio semakin besar dimana masyarakat dengan tingkat ekonomi paling rendah mengalami penurunan daya beli yang sangat drastis.

Hal itu belakangan banyak menimbulkan kekhawatiran para pengusaha dan pemodal dalam menjalankan usaha produksi maupun investasi.  “Kekhawatiran ini lebih didasari pada pengembalian biaya investasi yang terancam tidak tercapai,” ujarnya.

Fakta lainnya adalah dua tahun terakhir, pembangunan infrastruktur besar dan permanen banyak terlihat di berbagai daerah. Tetapi tidak mampu mendongkrak masyarakat dengan daya beli rendah.

“Saya menela’ah, bahwa kebijakan pemerintah tentang pengupahan ini telah memberi ruang luas bagi para pengusaha untuk memberikan upah murah. Karena kenyataan yang terjadi adalah, munculnya dampak multiefek termasuk stagnasi perekonomian secara menyeluruh. Oleh Karena itu, Pemerintah perlu meninjau secara detail dan serius semua regulasi tentang upah ini.”

Sumber : poskotanews.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: