Kepala BKPM: Ada 5 Hambatan Investasi, Pajak Salah Satunya

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Trikasih Lembong menyebutkan ada lima pokok yang menjadi hambatan dalam investasi di Indonesia. Pertama, Lembong menyoroti adanya regulasi yang tumpang tindih dari pemerintah. Selain itu, Lembong mengatakan besaran pajak yang dibebankan bagi industri tergolong cukup tinggi.

“Top hambatan investasi ada lima, regulasi yang berubah serta tumpang tindih, juga ada keluhan soal pajak,” ujarnya sela-sela acara Public Private Dialogue (PPD) on International Trade and Investment, di Hotel Mandari Oriental, Senin (4/9/2017).

Khusus dari sisi perpajakan, Lembong mencontohkan beban pajak penghasilan untuk sektor industri cenderung masih tinggi. Dengan beban pajak yang tinggi, akibatnya sektor industri Indonesia kurang berkembang. Oleh karena itu, Lembong menilai perlu adanya perluasan basis pajak di luar industri, sehingga beban pajak di industri bisa diringankan.

“Ada kebanyakan pajak kita dari pajak penghasilan usaha, dari korporasi, sampai 70%, kebanyakan ini dari sektor industri. Beban pajak industri ini terlalu berat. Pantas saja, industri enggak berkembang,” imbuhnya.

Sedangkan untuk tiga poin lainnya yang memperlambat laju investasi di Indonesia adalah, usaha perburuhan termasuk perizinan tenaga kerja, lalu masalah izin pertanahan dan bangunan, serta infrastruktur dan peranan porsi investasi pada Badan Usaha Milik Negara.

Sumber : okezone.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: