Mal Mulai Sepi, Pengelola Harus Pandai Berinovasi

Sejumlah pusat perbelanjaan yang masih menerapkan konsep lama mengalami penurunan penjualan karena pengunjung semakin sepi. Sebaliknya, mal-mal modern menunjukkan peningkatan penjualan.

Misalnya Mangga Dua Mall, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Para pedagang mengeluhkan sepinya pengunjung sejak empat bulan terakhir. “Ya, begitu memang lagi sepi,” ujar Rudy, yang sudah empat tahun berjualan elektronik di Mangga Dua Mall, Sabtu (16/9).

Stepanus Ridwan, Ketua Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengatakan, pusat-pusat belanja yang mengalami penurunan penjualan adalah yang tidak melakukan perubahan sesuai perkembangan zaman. “Mal yang selalu berinovasi bisa mencatat pertumbuhan,” katanya kepada KONTAN, Minggu.

Stepanus menuturkan, yang paling banyak mengalami penurunan penjualan adalah pusat belanja strata title dan trade center. Pasalnya, mereka tidak bisa lagi menjual barang murah yang berasal dari produk impor secara ilegal.

Selain perubahan gaya hidup, maraknya bisnis online dan e-commerce semakin menekan penjualan mereka. “Orang ke mal bukan lagi untuk berbelanja tetapi mencari hiburan, berwisata kuliner, dan tempat untuk berkumpul bersama,” ungkapnya.

Alhasil pengelola mal kudu cepat berbenah dan membuat inovasi untuk menggaet pengunjung. “Pusat perbelanjaan yang baru maupun lama memang harus berubah menyesuaikan dengan keinginan konsumen,” saran Tutum Rahanta, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).

Apalagi jika merujuk riset riset Cushman and Wakefield yang menyebutkan pasokan pusat perbelanjaan baru di kawasan Jabodetabek terus bertambah. Artinya, persaingan bakal semakin sengit. Seperti Lippo Plaza Mampang, AEON Mall Jakarta Garden City dan New Harco Glodok. (lihat tabel).

Sebab itu PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) saat ini sedang memoles pusat perdagangan yang mereka kelola, yakni LTC Glodok, Harco Glodok dan Plaza Kenari Mas. Hendry Trie Asmono, Manager Advetising & Promotion APLN bilang, inovasi diperlukan untuk memberi kenyamanan bagi pengunjung dan datang kembali berbelanja. “APLN merevitalisasi Harco Glodok menjadi pusat belanja modern dan ditargetkan selesai akhir tahun ini,” jelasnya.

Tak jauh berbeda dengan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) yang siap mengubah konsep Blok M Plaza agar lebih menarik dan terintegrasi dengan Stasiun MRT. “Renovasi ditargetkan mulai akhir tahun ini dan rampung tahun 2018,” papar Stepanus yang juga Presiden Direktur PWON.

Sumber: Harian Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Artikel

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: