Sri Mulyani: Kalau Pendeta Tiap Kotbah Mengenai Pajak Nanti Umat Males Datang

Seorang warga Indonesia di Tokyo menyarankan menggunakan pendekatan keagamaan agar rakyat semakin terbuka mau membayar pajak.

“Kalau di Kristen ada Perpuluhan. Mungkin ibu atau staf bisa melakukan sosialisasi ke tempat ibadah berbagai agama agar rakyat lebih mau membayar pajak,” ungkap seorang warga Indonesia saat pertemuan dengan menteri keuangan Sri Mulyani, (19/10/2017) malam.

 Menanggapi hal tersebut Menkeu mengaku dirinya pernah menemui semua pemuka agama agar mau berpartisipasi mensosislisasikan pajak kepada umatnya.

“Kalau saya sering ke gereja misalnya, lalu pendeta juga bicara pajak terus, nanti umatnya Bosen dong jadi tak mau datang ke gereja nanti,” katanya.

Menkeu juga menyinggung bahwa Tuhan menciptakan manusia dengan beragam.

 “Kalau Tuhan mau menciptakan satu tipe manusia juga bisa. Tapi yang terjadi kan adanya beda manusia beda bangsa beda negara. Masalahnya pada sikap kita saja yang tidak pantas, tidak bisa menerima perbedaan, dan ini akan jadi malapetaka,” katanya.

Tuhan menciptakan perbedaan menurutnya agar kita mau bersilaturahmi, saling kenal satu sama lain dan manusia bisa jadi lebih bijak.

 “Kalau tidak bergaul dengan orang lain maka jadi picik. Itulah gunanya kebhinekaan yang ada di Indonesia yang sesungguhnya juga merupakan ciptaan Tuhan,” katanya.

Kemudian Pancasila merupakan ideologi mendasar bagi bangsa Indonesia.

“Adanya perbedaan tapi kita harus Commit agar bersatu dan komitmen itu hal yang mulia. Maka kita dapat menerima estafet pembangunan yang awalnya dari pendiri bangsa kita Soekarno Hatta supaya kita bisa menjadi rakyat yang sejahtera dengan gotong royong bersama,” ungkapnya lebih lanjut didengarkan sekitar 200 warga Indonesia (9/10/2017) malam.

Sumber : detik.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: