Pemprov Sumut Teken MoU dengan Kanwil Pajak

Pemprov Sumut Teken MoU dengan Kanwil Pajak

Peran serta masyarakat dalam membayar pajak menjadi fondasi utama dalam pembangunan, karena 75 persen APBN berasal dari komponen pajak. Namun, kesadaran dan kepatuhan masyarakat membayar pajak masih tergolong rendah, dan perlu ditingkatkan dengan memberikan pendidikan pajak kepada masyarakat.

Upaya peningkatan kesadaran membayar pajak ini dilakukan Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprov Sumut) bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumut I dan II dengan melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU), tentang inklusi kesadaran pajak dalam kurikulum pendidikan.

Selain itu, turut ditandatangani pula kesepakatan tentang penghimpunan data dan informasi perpajakan, serta penerapan informasi status wajib pajak antara Pemprov Sumut dengan Kantor DJP Sumut I dan II.

Penandatanganan kesepakatan bersama langsung dilakukan Gubsu, Tengku Erry Nuradi, bersama Kepala Kanwil DJP Wilayah Sumut I, Mukhtar, dan Kepala Kanwil DJP Wilayah Sumut II, Tri Bowo, di Kantor Kanwil DJP Sumut I, Selasa (10/10).

“Seperti kita ketahui 75 persen APBN itu berasal dari pajak. Untuk memenuhi kebutuhan penerimaan pajak yang semakin meningkat, maka diperlukan kesadaran dan kepatuhan masyarakat membayar pajak,” kata Gubsu.

Turut hadir dalam kesempatan itu Kadis Perindag Provsu, Alwin Pane, Kepala Biro Otda Provsu, Basyarin Tanjung, Kepala Badan Pengelola Keuangan Anggaran Daerah Provsu, Agus Tripriyono, Kepala BKD Provsu, Kaiman Turnip, serta jajaran Kanwil DJP Sumut I dan II.

Erry menjelaskan, kenyataan tingkat kepatuhan wajib pajak masih rendah. Dari 20 orang wajib pajak, hanya 1 orang yang membayar pajak atau hanya 5 persen. Sementara target penerimaan pajak lebih dari Rp 1.300 triliun, sehingga negara membutuhkan lebih banyak wajib pajak yang taat membayar kewajibannya.

Untuk itu, kata Erry, kesadaran membayar pajak harus ditanamkan sejak dini, sehingga nilai-nilai kesadaran pajak harus diintegrasikan ke dalam sistem pendidikan nasional agar dapat diajarkan secara terstruktur, sistematis dan berkesinambungan melalui kurikulum pembelajaran, perbukuan dan kesiswaan.

“Saat ini pemerintah melalui Dirjen Pajak telah membentuk suatu program yang disebut sebagai inklusi kesadaran pajak,” ucap Erry.

Program ini merupakan upaya yang dilakukan Dirjen Pajak bersama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk menanamkan kesadaran pajak kepada peserta didik, dan tenaga pendidik melalui integrasi materi pendidikan secara khusus dengan memasukkan materi kesadaran pajak dalam kurikulum menengah atas.

“Implementasinya nanti akan kita usulkan menjadi salah satu muatan lokal, karena memang pendidikan pajak ini perlu kita sosialisasikan,” ungkap Gubsu.

Kepala Kanwil DJP Wilayah Sumut I, Mukhtar mengatakan, tren pajak sekarang ini perannya cukup besar, sebab 75 persen pendapatan negara itu berasal dari pajak. Saat ini untuk Sumut I target penerimaan pajak 2017 sebesar Rp 19,3 triliun, sementara target penerimaan untuk Sumut II sebesar Rp 5,5 triliun.

“Dari target penerimaan pajak tahun 2017, untuk Sumut I sebesar Rp 19,3 triliun baru terealisasi sebesar 60 persen atau sekitar Rp12 triliun. Inilah kami mohon dukungan dari berbagai instansi termasuk Pemprov Sumut, sehingga penerimaan pajak bisa semakin dimaksimalkan,” ujar Mukhtar.

Mukhtar menambahkan, pihaknya terus berupaya untuk memberikan edukasi pajak kepada masyarakat, mulai dari tingkat SD hingga Perguruan Tinggi. Pihaknya juga sudah melakukan program Pajak Bertutur yang telah digelar di beberapa perguruan tinggi.

Ke depan, diharapkannya, semua institusi, dosen dan tenaga pengajar harus memahami tentang pajak, pihaknya juga akan membuat kurikulum pendidikan pajak. Hal ini dilakukan sebab pengaruhnya cukup besar.

“Kalau pemahaman cukup baik, maka korelasinya tingkat kesadaran dan kepatuhan pajak juga baik,” tambahnya.

Sumber : analisadaily.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: