Dirjen Pajak Minta Notaris Jujur Setorkan Pajak

Dirjen Pajak Minta Notaris Jujur Setorkan Pajak

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Ken Dwijugiasteadi meminta para notaris untuk jujur menyetorkan hasil pemotongan pajak badan ke kantor pajak. Hal ini menyusul kerja sama antara DJP dan Ikatan Notaris Indonesia dalam meluncurkan aplikasi pendaftaran wajib pajak badan secara elektronik.

“Soalnya ada yang memotong tapi enggak disetor, ” katanya di Aula Gedung A Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak,  Jalan Gatot Subroto, Jakarta 31 Oktober 2017.

Dengan adanya kerja sama tersebut, kata Ken, masyarakat bisa melakukan pendaftaran NPWP ke badan notaris tanpa perlu repot ke Kantor Pajak. Selain itu, proses ekstensifikasi menjadi lebih singkat lantaran pemotongan, pembayaran dan penyetoran pajak dapat dilakukan di badan notaris.

“Dengan adanya kerja sama ini, bisa buat NPWP di notaris dan saya mohon teman-teman notaris enggak terlalu lama untuk memotog pajak, membayar, dan menyetorkan,” tegasnya.

Kasubdit Pengembangan Pelayanan Direktorat Transformasi Bisnis Ferliandi Yusuf Kasubdit menambahkan kerja sama ini dilatarbelakangi agar memberi kemudahan pelayanan dalam pemberian NPWP serta mendukung program peningkatan peringkat kemudahan berbisnis di Indonesia atau Ease of Doing Business.

Notaris yang ditunjuk nantinya wajib melakukan pembuatan akta otentik dengan mengakses aplikasi  e-registration notaris, melakukan input data lalu kemudian mengunduh dokumen.

“Kami tidak bisa berdiri sendiri kita butuh partnership dengan pihak lain kalau kita lihat jika mau dapat NPWP harus dibubuhi tanda tangan notaris,” kata Ferliandi.

Sementara itu wajib pajak badan yang dapat mendaftarkan diri tertuang dalam tata cara pendaftaran dan pendirian NPWP Per-20/PJ/2013 stdd PER-38/PJ/2013. Adapun penerbitan NPWP badan dilakukan secara elektronik setelah notaris melengkapi data dan menggugah dokumen yang dipersyaratkan melalui apliaksi e-registration.

“Kepala KPP atas nama DJP dapat menerbitkan surat keputusan untuk memblokir sementara atau mencabut hak akses notaris,” tambahnya.

Adapun pengajuan permohonan notaris yang ditunjuk dalam pendaftaran wajib pajak badan secara elektronik dapat dilakukan mulai 1 November 2017. Sementara keputusan penunjukan notaris yang dapat mendaftarkan wajib pajak badan secara elektronik terhitung sejak 1 November 2017 hingga 31 Oktober 2018.

Sumber : metrotvnews.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: