CEO Bukalapak : Indonesia Harus Loncat ke Advance Industri

Jika ingin menjadi negara maju, Indonesia harus segera masuk ke dalam advance industry yakni industri berbasis teknologi tinggi. Hal itu disampaikan oleh Achmad Zaky, CEO Bukalapak dalam diskusi “Perjalanan Industri Digital dalam Berbagai Sektor” yang diadakan oleh BPJS Ketenagakerjaan, selasa (7/11).

Sebagai ilustrasi, Zaky mencontohkan Amerika, sebagai negara maju karena mereka menguasai teknologi. Karena teknologi mampu menciptakan nilai tambah.
“Harga beras 1 kg berapa, bandingkan dengan harga satu buah Iphone X, di Bukalapak harganya Rp25 juta. Kurang lebih itu menggambarkan bagaimana teknologi mampu menciptakan nilai tambah,” katanya.

Oleh karena itu, ia menyarakankan agar pemerintah memiliki keberpihakan kepada bidang-bidang yang memberikan nilai tambah tinggi. Uniknya negara-negara berkembang yang sekarang menjadi negara maju seperti China, Brazil, Rusia, Korea dan bahkan India berhasil karena teknologi.

“Beberapa waktu lalu saya ketemu Presiden Jokowi. Saya sudah sampaikan perlu keberpihakan pemerintah. Walaupun banyak juga pejabat mikir oh kita harus ke manufaktur dulu. Menurut saya itu jebakan negara maju karena manufaktur sebentar lagi akan tergantikan dengan robotik atau otomatisasi sehingga tidak menciptakan lapangan pekerjaan,” katanya.

Sehingga, menurutnya Indonesia harus segera loncat ke bidang high tech. Apalagi saat ini semua sumber informasi sudah terbuka tidak tertutup lagi seperti zaman perang dingin. Semua orang bisa belajar sendiri melalui internet.

“Dengan adanya Go-jek, Traveloka, Bukalapak anak-anak bangsa bisa kok untuk melawan perusahaan teknologi besar lainnya. Jadi hanya tinggal keberpihakan dari pemerintah saja. Kalau sudah menguasai teknogi nanti jatuhnya ke merek karena merek juga menciptakan nilai tambah,” katanya.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga harus mendorong pemakaian produk dalam negeri. Hak itulah yang diterapkan oleh negara-negara maju seperti China, Korea dan Jepang.

“Pertanyaan buat kita semua, Indonesia mau ke mana? Jawaban saya kalau ingin bangsa ini maju apalagi penduduknya hampir 300 juta jiwa kalau tidak masuk ke advance industri bisa-bisa disaster kita. Pemerintah harus invest di knowledge based economics salah satunya teknogi,” tandasnya.

Sumber : gatra.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: